Harga BBM Akan Naik Tahun 2018?

0
1628
Berita Terkini: Harga BBM Jenis Pertamax dan Kawannya Naik Rp 300 Per Liter !
Copyrigth©tribunnews

Harga BBM Akan Naik Tahun 2018?

Indowarta.com – PT Pertamina (Persero) masih menunggu keputusan dari pemeritah terkait dengan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar yang akan diberlakukan pada tahun 2018. Sekarang ini harga minyak dunia menjadi dasar penentu harga BBM di Indonesia.

BACA JUGA : Ini Harga Pelembab Bibir Sandiaga Uno Dari Jepang!

Senior Vice President Fuel Marketing and Distribution Pertamina Gigih Wahyu Hari Irianto mengungkapkan, pemerintah memiliki wewenang untuk menetapkan harga BBM. Oleh kerena itu, Pertamina yang merupakan usaha milik negara (BUMN) masih menunggu keputusan dari pemerintah.

“BBM ini keputusan pemerintah. Pertamina bagian pemerintah, jadi kami hanya menunggu ketentuan pemerintah,” ungkap Gigih, Senin (18/12/17).

Melihat dari gejolak global, diperkirakan kalau harga minyak dunia akan terus mengalami kenaikan. Akan tetapi, hal tersebut masih sangat rumit untuk dapat diperkirakan lantaran adanya sejumlah parameter yang dapat merubah harga minyak.

“Memang ada efek Donald Trump dan lainnya, sehingga saat ini ada kecenderungan naik. Orang minyak bilang tidak terprediksi karena terlalu kompleks parameternya,” kata dia.

Harga BBM
Copyright©Kontan

Disamping itu, Gigih pun mengharapkan supaya harga minyak dunia tidak akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan, karena sekarang ini Indonesia masih mengandalkan impor untuk dapat memenuhi kebutuhan BBM. Oleh sebab itu, jika harga minyak dunia naik maka maka akan mempengaruhi harga BBM di Indonesia.

BACA JUGA : Mulai di Era Jokowi, Harga BBM di Papua Sama dengan di Jawa!

“Semoga stabilitas tetap terjamin, karena crude itu impor, BBM impor,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, PT Pertamina telah kehilangan pendapatan mereka mencapai US$ 1,2 miliar atau setara dengan Rp 16,11 triliun (asumsi krus Rp 13.520 per dolar Amerika Serikat). Hal itu disebabkan karena pemerintah mengambil keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM jenis Premium dan solar subsidi di tahun 2017.

Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik menyatakan, untuk harga BBM jenis Premium dan solar subsidi yang tidak naik sepanjang 2017 tidak membuat Pertamina mengalami kerugian. Namun, telah kehilangan pendapatan mereka sebesar US$ 1,2 miliar.

“Pertamina seharusnya mendapat tambahan revenue US$ 1,2 miliar. Jadi bukan rugi, tapi kehilangan pendapatan, karena pemerintah memang sebagai pemilik Pertamina tidak mengizinkan kenaikan harga,” ucap Elia, dalam rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR Jakarta, Senin (4/12/17).

BACA JUGA : 3 Peluang Bisnis di Tahun 2018 yang Musti Anda Coba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here