Kemana Perginya Pemilik Diskotek MG?

0
1074
Diskotik MG
Copyright ©megapolitan

Kemana Perginya Pemilik Diskotek MG?

Indowarta.com – Pengelola diskotek MG Internasional Club bernama Rudi telah ditetapkan masuk dama Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Penetepan ini terkait dengan pabrik obat-obatan terlarang yang ada ditempat hiburannya itu.

BACA JUGA : Berita Terkini: Dibawa Kabur Teman FB, Siswi SMP Dipaksa Jadi Pelayan Diskotik!

Seorang pemilik usaha yang bernama Rudi itu ditetapkan dalam DPO usai BBN melakukan penggrebekan di dalam diskotek MG, yang beralamatkan di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, pada Minggu (17/12/17) dini hari.

Saat dilakukan penggrebekan, petugas BNN telah menemukan sebuah ruang laboratorium yang digunakan untuk memproduksi narkotika. Dalam kasus ini, ada lima orang pengedar telah ditetapkan menjadi tersangka.

WAJIB BACA :  Salahi Peraturan, Surat Izin Diskotik MG Dicabut Dinas Pariwisata!

“Kami menetapkan satu orang yang bernama Rudi diduga adalah pemilik, pengelola operasional dan penanggung jawab di tempat hiburan MG,” ucap Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari melalui keterangannya di Jakarta, Senin (18/12/17).

Diskotik MG
Copyright ©merdeka

Arman mengatakan, kalau pihak BNN akan segera melakukan kerja sama dengan pihak Imigrasi untuk melakukan pencekalan kepada pemilik diskotek MG, agar tidak bisa melarikan diri ke luar negeri. Sedangkan lima orang tersangka kasus ini sudah ditahan di BNN.

BACA JUGA : Izin Usaha Diskotek MG Akan Segera Dicabut Oleh Dinas PTSP!

Sedangkan untuk tiga orang lainnya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tiga orang tersebut merupakan petugas di diskotek MG pada bagian kasir, satu pertugas keamanan yang ada pada saat itu.

WAJIB BACA :  Salahi Peraturan, Surat Izin Diskotik MG Dicabut Dinas Pariwisata!

“Lima orang ditahan karena diduga mengetahui dan terkait langsung dengan pengelolaan operasional,” ungkap dia.

Dari penggrebekan yang telah dilakukan oleh BNN dan BNNP DKI Jakarta pada Minggu (17/12) itu, telah menemukan ratusan pengunjung dan ada 120 orang sudah dinyatakan positif pengguna obat-obatan terlarang, yang terdiri dari 80 orang lelaki dan 40 orang perempuan.

“Saat ini yang positif menggunakan narkoba masih menjalani ‘assement’ di BNNP Jakarta dan belum bisa dimintai keterangan, ” pungkasnya.

Sedangkan Arman menilai, kalau dalam diskotek MG tersebut sudah dianggap tidak layak menjadi tempat hiburan secara fisik bangunannya. “Tempatnya kecil tapi menampung ratusan orang sehingga kelebihan pengunjung. Sirkulasi udara juga kurang baik sehingga membahayakan,” paparnya.

Baca juga : Ada 4 Video Hot yang Viral, Hanna Annisa Akui Cuma 1!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here