Pengusaha Diskotek MG Harus Dihukum Mati?

0
4938
Diskotik MG
Copyrigth ©megapolitan

Perizinanan Dicabut, Pengusaha Diskotek MG Dihukum Mati?

Indowarta.com – Diskotek MG yang berada di wilayah Jakarta Barat ditutup dan dicabut periznananya. Selain itu sejumlah pihak juga mengatakan pemilik tempat hiburan malam tersebut harus dijatuhi dihukum mati.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetio Edi Masudi, pemilik diskotek harus diberikan hukuman tegas. Pras mengatakan selain hukuman pidana, mereka seharusnya juga dijatuhi vonis hukuman mati.

Menurtnya hukuman mati pantas diberikan karena Diskotek MG dengan sengaja mengedarkan narkoba. ‘Pelaku dan pengusaha pemilik tempat itu harus dihukum mati. Itu karena mereka dengan sengaja menegdarkan (narkoba) di tempat usahanya’ ujar Pras melalui pesan singkat pada Senin, 18 Desember 2017.

WAJIB BACA :  Setelah Menjadi Buron, Akhirnya Bos Diskotek MG Menyerahkan Diri

Seperti diketahui tempat hiburan malam yang berada di wilayah Jakarta Barat ini menjadi tempat peredaran narkoba. Bukan hanya sebagai tempat pengedaran, diskotik ini juga digunakan sebagai tempat pembuatan narkoba.

Diskotik MG
Copyright ©megapolitan

Pras menuturkan jika izin usaha diskotik tersebut juga telah dicabut oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dia pun juga berkomitmen akan terus mengawasi proses hukum terkiat dengan kasus ini. ‘Dewan akan terus mengawasi hukum yang saat ini sedang berjalan’ ujarnya.

Prasetio yang juga Ketua Gerakan Rakyat Anti Mandat ini juga mengatakan jika hukuman tegas akan diberikan dalam kasus ini. Dia ingin kasus ini menjadi pelajaran untuk tempat-tempat hiburan malam di Jakarta lainnya. Dia mengharapkan tempat hiburan malam di Jakarta tak bermain dengan narkoba.

WAJIB BACA :  Izin Usaha Diskotek MG Akan Segera Dicabut Oleh Dinas PTSP!

Sementara itu diketahui sebelumnya Badan Narkotika Nasional (BN) bersama Polri melakukan penggerebekan di Diskotek MG, di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat pada Minggu dini hari, 17 Desember 2017. Dalam penggerebekan tersebut pihak BNN dan Polri berhasil menemukan tempat pembuatan sabu dan ekstasi. Petugas menemukan laboratorium beserta bahan baku narkoba di lantai 2 dan 4 tempat hiburan malam tersebut.

Dikatakan oleh Debuti BNN Irjen Arman Depari, lima orang tersangka telah ditetapkan dalam kasus ini. ‘Lima orang telah kami tetapkan menjadi tersangka. Mereka yakni FD, DM, WA, FER dan WK’ ujarnya.

Tersangka FD merupakan pimpinan jaringan dan DM bereperan sebagi penghubung. Sedagkan WA berperan sebagai pengawas, FER sebagai penyedia dan MK bertugas sebagai kurir. Pemilik diskotik berinisal R dan kordinator lapangan jaringan berinisial A saat ini masih dalam pengejaran.

Baca juga : Izin Usaha Diskotek MG Akan Segera Dicabut Oleh Dinas PTSP!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here