Komnas HAM Analisa Laporan Soal Arya Wedakarna dalam Aksi Penolakan Ustadz Abdul Somad!

0
580
ustadz abdul Somad
Copyrigth ©tribunbali

Laporkan Arya Wadakarna Aksi Penolakan Ustadz Abdul Somad, Analisa Dilakukan Komnas HAM!

Indowarta.com – Lembaga Adat Melayu Riau mendatangi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Lembaga tersebut datang ke Komnas HAM untuk melaporkan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bali, Arya Wedakarna dan empat organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Laporan ini sendiri berkaitan dengan penolkan yang dilakukan oleh pihak-pihak tersebut terhadap Ustadz Abdul Somad di Bali. Hal ini juga dijelaskan oleh kuasa hukum Lembaga Adat Melayu Riau, Kapitra Ampera.

‘Kami datang ke sini (Komas HAM) untuk melaporkan empat ormas. Mereka yakni Laskar Bali, Ganaspati, Patriot Garuda Nusantara (PGN) dan Shandi Murti. Kami juga laporkan personalnya yaitu Arya Wedakarna’ ujar Kapitra saat ditemui di kantor Komnas HAM, Jl Latuharhary, Jakara Pusat pada Senin, 18 Desember 2017.

WAJIB BACA :  Instagram Kena Suspend, Ustadz Abdul Somad 'Marah'!

Kapitra menambahan selain Arya ada enam nama lain yang turut dilaporkannya. Keenam nama tersebut diantaranya I Gusti Agung Nugraha Harta (Pimpinna Shandy Murti), Arif (Anggota Shandy Murti), Mocka Jadmika, Jemia Mulyadi, Agus Priyadi (Ketua PGN) dan Ketut Ismaya (Sekjen Laskar Bali).

Ustadz Abdul Somad
Copyright ©eramuslim

Laporan itu dibuat terkait dengan dugaan kejahatan persekusi yang dilakukan oleh sejumlah ormas tersebut terhadap Ustadz Abdul Somad. Kapitra mengatan jika tindakan yang dilakukan sjeumlah ormas itu masuk dalam tindakan persekusi yang merendahkan harkat dan martabat Ustadz Somad dengan menghalang-halanginya melakukan dakwah.

Laporan itupun juga ditanggapi oleh Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara. Dia mengaku pihaknya masih melakukan analisa laporan tersebut serta menurutnya Komnas HAM akan bekerja berdasarkan bukti dan fakta.

WAJIB BACA :  Miris, Segini Upah Pekerja Pabrik Petasan Meledak, Rp 40 Ribu Sehari dengan Syarat . .

Ulung mengatakan setelah dilakukan analisa akan diputuskan apakah laporan akan ditindak lanjuti atau tidak. ‘Saya belum berani berkomentar banyak, karena standartnya kita memanga harus lakukan analisa terlebih dahulu. Saya belum bisa berkomentar apakah kasusnya bisa ditindak lanjuti atau tidak’ ujar Beka Ulung.

Semenatra itu sebelumnya Ustadz Abdul Somad sempat mendapatkan penolakan oleh ormas Bali pada tanggal 8 Desember 2017. Penolakan tersebut dilakukan oleh sejumah pihak ormas terkait rencana Ustadz Somad melakukan safari dakwah di Bali.

Sedangkan Arya Wedakarna juga mengklarifikasi terkait sejumlah statusnya yang kontroversial dan berbau SARA. Menurutnya status tersebut tak pernah menyebutkan oknum, kelompok agama dakomunitas tententu. Dia mengatakan jika niatnya hanya ingin mengklarifikasi terkait latar belakang terjadinya penolakan Ustadz Somad di Bali.

Baca juga : PKS Minta Polisi Tindak Tegas Provokator Penolakan Ustadz Abdul Somad!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here