Salahi Peraturan, Surat Izin Diskotik MG Dicabut Dinas Pariwisata!

0
599
Diskotek MG
Copyrigth ©metronews

Surat Izin Diskotik MG Dicabut Oleh Dinas Pariwisata Karena Salahi Aturan!

Indowarta.com – Perizinan tempat hiburan malam Diskotik MG yang berada di kawasan Jakarta Barat langsung dicabut beberapa waktu setelah digerebek. Kepala Dinas Pariwista DKI Jakarta Tinia Budati mengatakan, pihaknya langsung mencabut usaha klub malam tersebut.

Pencabutan perizinan dilakukan karena diskotik itu telah menyalahi izin usaha. Dikatakan demikian karena tempat yang seharsnya digunakan untuk usaha hiburan malam justru ditambah dengan tempat produksi narkoba.

‘Ada satu kegiatan yang dilakukan diluar izin usaha yang telah disodorkan. Dengan temuan ini yang jelas kami tindak tegas dan tidak akan kompromi yakni langsung cabut perizinan’ ujar Tinia saat ditemui di Lapangan Silang Monas, Jakarta pada Selasa, 19 Desember 2017.

WAJIB BACA :  Kemana Perginya Pemilik Diskotek MG?

Sedangkan surat rekomendasi dari Dinas Pariwisat DKI Jakarta sendiri sudah dilayangkan. Tinia mengatakan jika menurut aturan yang berlaku tempat hiburan malam Diskotik MG akan dicabut izin usahanya karena ditemukan aktivitas penggunaan naroba sebanyak dua kali.

Diskotik MG
Copyright ©merdeka

‘Kalau aturan yang ada dua kali baru dicabut jika ditemukan narkoba serta ada pembiaran menggunakan narkoba. Kalau tempat itu sudah pabrik tentunya harus konsisten dan terus menjualnya’ ujar Tania.

Tania menambahkan jika pihaknya melakukan kontrol dan pengawasan terhadap tempat usaha secara mormatif dari sisi administratif. Kemudian setelah diketahui ada pabrik narkoba dalam tempat tersebut maka dimuali perluasan SOP. Pihaknya juga akan membrikan pembelajaran SDM mengenai SOP, tak hanya tempat izin usahanya, namun juga ditempat fasilitas lainnya.

WAJIB BACA :  Kemana Perginya Pemilik Diskotek MG?

Sementara itu diketahui sebelumnya Badan Narkotika Nasional (BN) bersama Polri melakukan penggerebekan di Diskotik MG, di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat pada Minggu dini hari, 17 Desember 2017. Dalam penggerebekan tersebut pihak BNN dan Polri berhasil menemukan tempat pembuatan sabu dan ekstasi.

Petugas menemukan laboratorium beserta bahan baku narkoba di lantai 2 dan 4 tempat hiburan malam tersebut. Lima orang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini dan mereka adalah FD, DM, WA, FER dan WK. Tersangka FD sebagai pemimpin jaringan, DM sebagai penghubung, WA sebagai pengawas, FER sebagai penyedia dan MK sebagai kurir.

Sedangkan pemilik diskotik diketahui berinisial R dan hingga kini masih dalam pengejaran. Pemilik diskotik MG sendiri terancam hukuman berat karena tempat usahanya digunakan untuk memproduksi narkoba.

Baca juga : Pengusaha Diskotek MG Harus Dihukum Mati?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here