Kata Menteri Rudiantara Soal GoJek Diterpa Isu Monopoli!

0
1348
Gojek
Copyright ©katadata

Rudiantara Angkat Bicara Saat Gojek Diterpa Isu Monopoli!

Indowarta.com – Persuahaan transportsi online GoJek kali ini diterpa isu monopoli di bisnis finncial technology (fintech). Isu tersebut menyeruak tak kala perusahaan ini mengkausisi Kartuku, Midtrans, dan Mapan.

Terkiat dengan ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo). Rudiantara pun hingga ikut angkat bicara. Menurutnya apa yang dilakukan Gojek tidak salah dan kesan monopoli kerena mengakusisi tiga startup dibidang yang sama juga tak dikhawatirkan oleh Menkominfo.

‘Itu wajar saja, semua platform yang model bisnis ialah mengakusisi pengembang-pengembang. Konsep pengembagan sendiri ada dua cara yakni pengembangan sendiri dan pengembangan dengan mengukisisi. Memang kalau dengan akusisi itu cepat’ ujar Rudiantara saat ditemui di Jakarta pada Kamis, 21 Desember 2017.

WAJIB BACA :  Ribuan Orang Menganggur Usai Kantor GoJek Ditutup!

Baca juga : GoJek Luncurkan GoBills Untuk Pembayaran Listrik dan BPJS!

Dengan demikian ditegaskan oleh pria yang akrab disapa Chief RA ini jika langkah Gojek mencaplok tiga startup fintech merupakan hal yang wajar. Apa yang dilakukan oleh perusahaan transportasi online itu lumrah dan kerap dilakukan oleh perusahaan sejenis baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

GoJek
Copyrigth©Liputan6

Menurut Rudiantara, akusisi tersebut dilakukan karena menjadi cara untuk bisa berkembang lebih cepat. ‘Kalu kembangin sendiri cukup rumit dan lama karena harus ada orangnya, engieneer-nya, coder-nya dan lain-lain. Memang yang paling cepat kembangin ya akusisi dan itu sesuatu yang normal. Contohnya juga ada, Google besar karena akusisi, Facebook juga lakukan akusisi’ ujar mantan petinggi Indosat, Telkomsel, XL Axiata dan Telkom ini.

WAJIB BACA :  Soal Gojek Akan Jadi Agen Pajak, Ini Penjelasan Menteri Sri Mulyani!

Sedangkan Gojek sendiri merupakan perusahaan yang terus berkembang. Perusahaan bidang transportasi berbasis online ini memang semakin serius memperkuat layanan Go-Pay dengan mengakusisi tiga startup finect lokal tersebut.

Baca juga : GoJek Siap Ekspansi ke Empat negara Asia Tenggara Ini!

Seperti halnya Kartuku yang merupakan perusahaan layanan pembayaran offline. Sedangkan Midtrans merupakan perusahaan payment gateway online. Ketiga yakni perusaha Mapan merupakan perusahaan jaringan arisan barang terbesar di Indonesia.

Dengan akusisi tersebut Gojek pun berharap dapat memperkuat ekspansi layanan Go-Pay di industri jasa dompet digital dan juga proses pembayaran independen. Jika dilihat dari segi bisnis, Kartuku, Midtrans dan Mapan telah memproses total transaksi lebih dari Rp 6,5 triliun per tahun. Pembayaran tersebut baik melalui kredit, debit mapun dompet digital penggunannya serta penyedia jasa mercantnya.

Baca juga : GoJek Akuisisi 3 Startup Fintech Lokal Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here