
Pemeliharaan ayam cage-free atau bebas sangkar merupakan metode budidaya yang tidak menggunakan kandang baterai sehingga ayam memiliki ruang gerak lebih leluasa dan dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan, ayam lain, serta litter atau alas kandang. Namun, perubahan sistem pemeliharaan tersebut juga membawa konsekuensi terhadap kesehatan unggas secara keseluruhan. “Kalau kita bicara cage-free, ya itu bukan berarti bebas dari penyakit,” kata Guru Besar Bidang Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof. Dr. drh. Michael Haryadi Wibowo, M.P., dalam seminar Nasional Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) 2026 yang berlangsung di Auditorium FKH UGM, Rabu (9/9).