Alasan Kenapa Jokowi Cabut Status Darurat Gunung Agung!

0
624
Jokowi dan Jusuf Kalla
Copyrigth ©Antara

Jokowi Menilai Sebagian Besar Kawasan di Provinsi Bali Aman

Indowarta.com – Ada alasan yang sudah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo mengenai keputusannya untuk mencabut status tanggap darurat Gunung Agung. Penilaiannya, sebagian besar Provinsi Bali sudah aman sehingga status itu sudah tidak diberlakukan.

BACA JUGA : Potret Relawan Satwa Merawat Hewan Di Zona Berbahaya Gunung Agung!

“Karena sudah tidak diperlukan, tapi yang paling penting pengungsi tetap ditangani dengan baik,” ungkap Jokowi setelah rapat terbatas Kabinet Kerja di Werdhapura Hotel, Sanur, Bali, Jumat (22/12/17) malam.

Meski begitu, Jokowi menegaskan walau status tanggap darurat Gunung Agung sudah tidak diberlakukan bukan berarti mitigasi resiko dan penanganannya akan ditinggalkan begitu saja. Hal itu karena keselamatan menjadi suatu hal yang paling penting.

WAJIB BACA :  BPN Sindir Jokowi saat Bicara Game Mobile Legend ketika Warga Keluhkan Listrik !

“Kemudian proses-proses kalau memang Gunung Agung nanti dilihat akan erupsi, langkah-langkah manajemen evakuasi sudah disiapkan. Keselamatan tetap yang utama,” jelas Jokowi.

Disamping itu, Presiden mengungkapkan perlu adanya pemberitaan terkait dengan kondisi Bali yang sudah aman. Oleh karena itu, sudah tidak ada lagi kekhawatiran yang perlu dirasakan oleh sejumlah turis domestik ataupun asing yang beberapa waktu ini sudah berada di Bali.

Gunung Agung
Copyright©INT

Dengan kondisi seperti ini telah menunjukkan kalau para turis yang ada di Pulau Dewata tidak akan terancam adanya erupsi dari Gunung Agung. Hanya saja, kata Jokowi, dalam radius 8 sampai 10 kilometer dari kawah yang masih ditetapkan dalam status awas.

BACA JUGA : Peringati Hari ibu, Jokowi Kenalkan Sembilan Menteri Perempuan Indonesia!

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Presiden Jokowi Terbang Ke Filipina Hadiri KTT Asean!

“Jadi jangan digambarkan seluruh Provinsi Bali, dan kenapa kita adakan rapat terbatas di Bali ya untuk menyampaikan pada turis, wisatawan, dan dunia bahwa Bali aman. Kita harapkan target turis di Indonesia, utamanya Bali, sesuai target yang kita tentukan,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Presiden Jokowi bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah mengadakan rapat terbatas Kabinet Kerja di Bali. Dalam rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa status tanggap darurat Gunung Agung resmi dicabut.

Namun pencabutan status darurat ini tidak akan mengubah status awas dalam zona berbahaya dengan radius mencapai 8-10 kilometer dari kawah Gunung Agung. Selain itu, penyaluran bantuan kepada seluruh pengungsi tetap akan dilakukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here