Golkar Karawang dilanda Perpecahan Jelang Pilkada Jabar!

0
502
Golkar
Copyrigth ©beritadaerah

Golkar Karawang dilanda Perpecahan Jelang Pilkada Jabar!

Indowarta.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar Karawang dilanda perpecahan menjelang Pilkada Jabar 2018. Perpecahan mulai muncul setelah turunnya Surat Keputusan (SK) DPD Golkar Jabar.

Dalam surat tersebut mengangkat Mulyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Karawang. Namun keputusan tersebut ditolak oleh pihak Sri Rahayu Agustina serta menyebut jika dirinya masih menjadi Ketua DPD Parta Golkar Karawang yang sah.

Mengenai polemik Golkar di Karawang ini juga diungkapkan oleh Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Kaupaten Karawang Budi Hermawan. Dia mengatakan jika Sri Rahayu Agustina masih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang baik secara de facto dan de jure.

WAJIB BACA :  Hari Ini Golkar Umumkan Nama Ketua DPR Pengganti Setya Novanto!

Hal tersebut dikatakan oleh Budi karena sesuai dengan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Karawang yang digelar tanggal 24 Juni 2016 silam. Surat Keputusan DPD Golkar Provinsi Jawa Barat Nomor: KEP-14/GOLKAR/VII/2016 tanggal 20 Juli 2016 masih berkuaatan hukum tetap.

Golkar
Copyrigth ©regionalkompas

Budi menambhkan berdasarkan rapat harian, rapat pleno dan caretaker Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Karawang telah sah sebagai pengurus PK. pernyatan tersebut sesuai dengan SK kepengurusan masing-masing PK dan Surat Pelantikan Nomor : UND-10/Golkar/VII/2017 pada 2 Juli 2017.

Dalam penentuan SK kepengurusan tersebut saat itu juga dihadiri oeh Dewan Penasehat (Wanhat) DPD Partai Golkar Karawang dan DPP Partai Golkar. Sedang menurut Budi sendiri surat penunjukan Plt Ketua DPD Golkar Karawang tidak diterima oleh piha Sri Rahayu Agustina yang masih menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Karawang.

WAJIB BACA :  PDIP Siap Tampung Dedi Mulyadi Jika Mundur dari Golkar!

‘Surat penunjukan Plt Ketua DPD yang dikeluarkan DPD Partai Golkar Jabar tidak diterima. Surat itu ditolak oleh saudari Sri Agustina Rahayu secara individu maupun sebagai Ketua DPD Partai Golkar Karawang’ ujarnya.

Hal tersebut semakin diperkuat saat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munslub) Golkar di Jakarta pada tanga 19 hingga 20 Desember 2017 lalu. Saat itu Sri Rahayu masih dinyatakan sebagai Ketua DPD Golkar Karawang dan itu dibuktikan dengan ID Card yag dimilikinya.

Sedagkan Mulyono sendiri mengaskan jika dirinya mendapat SK dari Jawa Barat guna mengemban pimpinan Golkar Karawang bukan untuk menambah permasalahan. Dia ditugaskan untuk membenahi Partai Golkar di Karawang selama 14 hari kerja terhitung tanggal 14 Desember 2017 lalu. Dia dipilih menjadi Plt Golkar Karawang sebab dirinya menjabat sebagai ketua Bapilu Golkar wilayah 8 dan salah satunya Karawang.

Baca juga : Deretan kandidat Partai Golkar Dalam Pilgub Jateng, Ada Nama Mantan Presiden RI Juga!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here