Anies Baswedan Untungkan Pihak Tertentu Saat Tata Tanah Abang?

0
630
Anies Baswedan
Copyrigth ©viva

PKL Boleh di Tanah Abang, Anies Baswedan Hanya Untungkan Pihak Tertentu?

Indowarta.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pedagang kaki lima (PKL) halal berdagang di kawasan Tanah Abang. Anies memperbolehkan para PKL menjajakan dagangannya, bahkan dia memberikan tambahan tenda untuk para pedagang tersebut.

Terlihat sebanyak 400 PKL sudah kembali menduduki separuh jalan Jati Biru Raya, Cideng, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Nampak ratusan tenda warna merah berdiri tegak sajak Jumat pagi, 22 Desember 2017. Para pedagang pun juga tak merasa takut akan digusur atau dibubarkan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta.

Anies melakukan hal ini buka tanpa alasan, dia ingin mengamodasi kepentingan semua pihak salah satunya kepentinagn PKL. Menurutnya PKL tentunya bersuka cita karena mendapatkan lapak dan tenda secara gratis. Selain itu nantinya juga tidak akan ada retribusi.

WAJIB BACA :  Anies Baswedan Sebut Harus Ada Pelebaran Sungai Jatipadang!

Dengan diperbolehkannya PKL berdagang disepanjang jalan Tanah Abang ini membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merekayasa lalu lintas. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan setiap hari mulai dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Rekayasa lalu lintas dilakukan yakni satu ruas jalan 400 meter di depan Stasiun Tanah Abang lama akan ditutup agar PKL bisa menggelar dagangannya.

Akan tetapi kebijakan Anies Baswedan tak menguntungkan semua pihak dan justru membuat sebagian pedagang menjerit. Para pedagang yang akan merasa susah dengan kebijakan Anies ini ialah mereka yang berada di dalam pasar dan menyewa kios.

Anies Baswedan
Copyrigth ©tirto

Salah satu pedagang Blog G bernama Yeni (52 tahun) juga menyatakan hal serupa. Dia mengaku merasa bingung terkait nasib pedagang yang berada di kios resmi yang ada di blok-blok Tanah Abang. Dia mengaku kecewa dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta mengenai penataan dan memperbolehkan PKL berdagang.

WAJIB BACA :  Karangan Bunga Penuhi Balai Kota di Hari Pelantikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Ini Pengirimnya!

‘Kami sangat kecewa, kami kecewa sama keputsuan PKL ditata. Mau dikemanakan nasib kita yang ada di dalam Pak Gubernur?’ ujarnya saat ditemui di Tanah Abang pada Jumat, 22 Desember 2017.

Sedangkan terkait kebijakan yang diambil Anies Baswedan ini juga ditangapi oleh Komisioner Ombusman Adrianus Meliela. Dia menilai jika ‘pelegalan’ atau diperbolehkannya PKL berjualan di jalan di Tanah Abang sah-sah saja. Namun dengan catatan peraturan itu didasari hukum yang jelas.

Meskipun demikian Anies mengaku akan mengevaluasi kebijakannnya dalam waktu dekat dan jika ada indikasi gagal, maka harus ditinjau ulang.

Baca juga : Anies Baswedan Luncurkan KLJ, Lansia Akan Dapatkan Tunjangan Rp 600 Ribu per Bulan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here