Apple Akan Gabungkan Aplikasi Mac dan iOS?

0
553
Apple
Copyright ©rustan-cunguk

Pengembang Diperkenankan oleh Apple untuk Menciptakan Aplikasi dalam Mac dan iOS

Indowarta.com – Belum lama ini Apple dikabarkan akan memberikan izin kepada para pengembang untuk dapat menciptakan aplikasi yang dapat digunakan dalam dua sistem operasinya, yaitu iOS dan macOS. Sehingga, tidak menutup kemungkinan kalau sejumlah aplikasi yang ada di ekosistem Apple nantinya dapat dijalankan di iPad, iPhone, serta Mac.

BACA JUGA : Apple Digugat, iPhone 8 Plus Dituduh Plagiat Paten Kamera Ganda!

Berdasarkan kabar yang beredar, perusahaan terknologi itu akan mengawali masa uji cobanya pada pertengahan tahun depan, serta akan memperkenalkannya dalam acara WWDC (Worldwide Developers Conference) 2018.

Sejumlah aplikasi itu nantinya akan dapat dipakai pada perangkat dengan layar sentuh atau menggunakan trackpad serta dan mouse. Seperti iformasi yang dilansir dari Blooberg dari Ubergizmo, Jumat (22/12/17),  Apple memiliki alasan dalam keputusannya untuk menggabungkan dua platform tersebut, yaitu ingin menumbuhkan pengalaman para pengguna Mac supaya dapat menjalankan aplikasi di iOS.

WAJIB BACA :  iPhone Meledak Lagi dan Kobarkan Api!
Apple
Copyright©antaranews

Disamping itu, Apple mengharapkan adanya sinergi yang terjalin antara kedua platform ini lebih mudah dan cepat, karena kedepannya aplikasi sudah tidak lagi digunakan dengan sistem operasi terpisah.

BACA JUGA : Diingatkan Kembali, Ini Dampak Tak Registrasi Kartu Prabayar!

Sebelumnya, para pengembang pada aplikasi Apple sudah mengungkapkan beberapa kendala yang mereka hadapi saat akan melakukan pengembangan aplikasi untuk sistem operasi secara terpisah. Pasalnya, tidak hanya harus melakukan kerja dua kali, namun mereka menilai kalau aplikasi yang dikembangkan untuk macOS tidak mendapatkan pehatian lebih dari pada yang terdapat di perangkat iOS.

Salah satu contohnya pada aplikasi Twitter. Untuk versi iOS, para pengembang Twitter selalu memberikan pembaruan secara berkala, sedangkan pada aplikasi yang digunakan untuk macOS pada kenyataannya tidak mendapatkan pembaruan secara rutin. Bahkan butuh waktu berbulan-bulan untuk aplikasi dapat pembaruan.

WAJIB BACA :  Berbagai Alasan Konkret Kenapa Android Masih Lebih Bagus dibandingkan iOS!

Vice President of Worldwide Marketing Apple, Phil Schiller mengatakan, jumlah aplikasi yang aktif di App Store sudah melampau angka 2,9 juta, setelah itu mengalami kenaikan yang mencapai 3,6 juta pada akhri tahun 2017 ini. bahkan angka tersebut akan diprediksi meningkat secara signifikan hingga mencapai 4,2 pada tahun 2018, dan melejit pada tahun 2019 hingga 4,9 juta.

BACA JUGA : Sejumlah Alasan iPhone X Lebih Mahal di Pasar Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here