Awas, Hacker Sebarkan Malware Bahaya Melalui FB!

0
402
FB
Copyright ©facebook

Melalui FB Hacker Sebarkan Malware berbahaya!

Indowarta.com – Peneliti di Trend Micro beberapa waktu terakhir ini kembali menemukan malware jenis terbaru. Trend Micro Sendiri sendiri merupakan salah satu perusahaan cyber asal Jepang.

Kali ini ini malware baru ini diklaim akan menyasar ke layanan pesan instan Facebook Messanger. Layanan pada FB itu dalam dimanfaatkan sebagai mining atau menambang) mata uang digital terenkripsi (crypto-currency) monero. Malware terbaru yang dimaksudkan yakani bernama ‘Digimine’. Malware yang belum lama ditemukan ini diklaim akan hadir dalam bentuk tautan maupun dokumen video.

Namun untuk kalian pengguna setia FB jangan khawatir karena malware ini akan menyerang Facebook Messanger yang digunakan via dekstop di browser Google Chrome. Oleh karena itu jika ingin membuka tautan menggunakan Facebook Messanger pada patform lain seperti smartphone.

Baca juga : Tulis Status di FB Soal Tilang, Wanita Ini Diciduk Polisi!

Dengan demikian kemungkian besar Digimine akan tidak nyaman. Namun malware ini tetap dianggap sebagai salah satu malware berbahaya karena sejumlah permasahan jika hingga menginfeksi.

FB
Copyright ©liputan6

Jika Digimime berhasil menginfeksi perangkat korban, maka malwere tersebut akan memprlambat kinerja komputer. Kemudian akun Facebook korban akan dijajah untuk mencari korban berikutnya.

Dijelaskan jika malware berhasil diselundupi, maka secara otomatis akun FB korban akan secara otomatis digunakan. Digimine akan memanipulasi Facebook seolah-olah pengguna tengah cahtting ke sejumlah temannya dan akan mengirimkan tautan yang tak patut kepada korban berikutnya.

Kemudian jika malware ini menyerang maka pada saat itulah hacker akan mendapatkan keuntungan. Disinilah jumlah mining data uang digital Moreo akan meningkat, semakin banyak korban terkena malware maka potensi mendapatkan uang digital semakin banyak.

Dikatakan oleh peneliti Trend marco jika perangkat komputer memang rentan jadi incaran hacker. Hal tersebut terjadi karena mereka para hekcer ingin memanfatkan sebagai paltform untuk mining mata uang digital.

Baca juga : Pelaku Ujaran Kebencian di FB Terhadap Panglima TNI Akhirnya Diringkus!

Sementara itu pada kenyataannya monero sendiri bukanlah mata uang yang paling banyak digunakan, melainkan Bitcoin. Nilai data uang digital Bitcoin sempat berhasil melampaui nilia emas. Nilainya sempat mencapai 1.268 USD atau setara dengan Rp 19,9 jutaan sedangkan nilai untuk satu ons emas berada di angka 1,6 juta USD.

Nilai Bitcoin ini dikaitkan dengan lonjakan permintaan Tiongkok. Sebelumnya Tiongkok menyebut uang digital ini digunakan untuk mengalirkan dana ke luar negeri secara ilegal. Maka dari itu awal tahun ini pemerintah negara tersebut menindak perdagangan mengguakan Bitcoin.

Baca juga : Aplikasi Diblokir, FPI Akan Gunakan 3 Aplikasi Ini!

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here