Kenapa Viral Teori Bumi Datar?

0
1348
Planet Mirip Bumi
Copyright©uzone

Sekarang ini Teori Bumi Datar sudah Mulai Menyebar di Seluruh Dunia

Indowarta.com – Seorang astronot dari Rusia, Sergey Ryazansky memberikan merespon adanya sebuah teori Bumi datar yang sekarang ini sudah semakin lama menyebar. Dia sudah memiliki pendapatnya mengenai kemunculan teori tersebut beberapa waktu ini.

BACA JUGA : Ada Asteroid Mendekati Bumi, Bahayakah?

Menurutnya viralnya teori Bumi datar ini masih berhubungan dengan anomaly pada sistem pendidikan yang ada di barat. Terkait dengan hal tersebut, secara tak langsung dia sudah menyinggung Amerika Serikat (AS).

Ryazansky menilai, untuk sistem pendidikan yang telah dijalankan di Barat dengan Eropa –khususnya di Rusia- sudah memiliki perbedaan. Dia mengatakan kalau pastinya banyak orang yang sudah tidak percaya kalau Bumi datar.

“Orang jelas tidak akan percaya lah sama Bumi datar. Ini awalnya gara-gara sistem pendidikan di barat. Kemungkinan sistem pendidikan di sana tidak mendalami ilmu fisika seperti kami yang ada di sini,” jelas Ryazansky saat wawancara dengan Sputniknews, Senin (25/12/17).

Ilustrasi Bumi Datar
Copyright ©metro

Namun yang menjadi keheranannya adalah mengapa adanya teori Bumi datar inti menyebar luas seperti halnya virus ke seluruh dunia, terlebih adanya teori tersebut juga sudah viral di negaranya sendiri.

BACA JUGA : Viralnya Permen Kopiko di dalam Pesawat Luar Angkasa!

“Saya tidak tahu kenapa orang-orang bisa mempercayai omong kosong ini,” pungkasnya.

Adanya teori Bumi datar ini, kata Ryazansky, bisa jadi merupakan sebuah ‘provokasi’ yang sudah dipastikan tidak sempurna. Dia menegaskan, pasalnya adanya teori tersebut memiliki ilmu ilmiah yang lemah.

“Ini seperti permainan, kita tunggu saja apa yang akan terjadi selanjutnya. Apakah makin banyak yang percaya atau justru mereka-mereka (penganut teori Bumi datar) berputar kembali ke jalur yang semestinya,” jelas Ryazansky.

Sekedar informasi, para pengikut paham Bumi datar telah mempercayai kalau planet yang dihuni oleh manusia ini tidak memiliki bentuk bulat. Mereka menilai kalai NASA dan badan ilmiah lainnya sudah memalsukan foto planet ini dari luar angkasa dengan cara digital serta adanya sebuah persekongkolan yang sudah menyembunyikan tentang Bumi datar.

BACA JUGA : Gempa Bumi Guncang Wilayah Selatan Pulau Jawa, Peringatan Tsunami Dihentikan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here