Cegah Penyakit Difteri Menyebar Luas, Ini Saran Anies Baswedan!

0
619
Anies Baswedan
Copyright©tribunnews

Anies Baswedan beri Tanggapan Mengenai Penyebaran Penyakit Difteri

Indowarta.com – Sekarang ini memang diketahui wabah penyakit difteri mulai meluas. Bahkan penyakit ini juga menjadi salah satu penyakit mematikan. Pasalnya, Syarif Hidayatullah seorang mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) meninggalkan dunia karena menderita masalah kesehatan ini.

BACA JUGA : Sekitar 20 Orang Meninggal Dunia Karena Difteri di Kamp Rohingya!

Adanya kasus ini telah membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara. Dia mengatakan bahwa sekarang ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan terus menggalakkan vaksin kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan terhadap kejadian yang sama.

“(Vaksin) difteri kita akan lebih masif lagi. Karena satu jumlahnya meningkat. Kedua muncul juga di tempat-tempat yang sebelumnya tidak terjadi. Bahkan di usia-usia yang relatif di luar usia anak-anak. Karena sudah dewasa,” ungkap Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Rabu (27/12/17).

WAJIB BACA :  3 Persiapan Anies Baswedan Menjelang Pelantikan!

“Jadi saya komunikasi terus dengan kepala dinas kesehatan. Nanti saya cek perkembangan terbaru dan upaya untuk melakukan vaksinasi kita jalankan terus,” sambungnya.

Disamping itu, Anies Baswedan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap perhatian terhadap lingkungan sekitar, jika menemukan orang-orang disekelilingnya terlihat tanda-tanda difteri untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

Anies Baswedan
Copyright©Tempo

“Menganjurkan kepada semua warga bila menyaksikan ada kerabat, tetangga yang nampak gejala flu jangan dibiarkan. Segera periksa ke dokter, segera datang ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Supaya bisa diperiksa dan diamankan,” pungkas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

BACA JUGA : Beda Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Tanggapi Rekomendasi Kemendagri!

Dengan cara tersebut, kata Anies Baswedan, salah satu langkah untuk menekankan penyebaran penyakit difteri. Jika seseorang mengabaikan masalah kesehatan ini maka akan dapat menyebabkan resiko yang tinggi.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Perdebatan Panas Ahok dan Anies Soal Program Rumah Untuk Warga!

“Jadi kita harus proaktif,” ujar Anies Baswedan.

Untuk cara melakukan pencegahan terhadap infeksi difteri, Pemprov DKI Jakarta sudah mulai melakukan imunisasi atau Outbreak Response Immunization (ORI) Difterai di beberapa tempat, salah satunya di SMA 33 Jakarta yang dilakukan pada 11 Desember lalu.

Pemberikan faksi ini akan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Hal ini dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebanyak tiga kali, dan ini dikhususkan kepada anak-anak yang usianya 1-19 tahun.

BACA JUGA : Mahasiswa UIN Jakarta Meninggal Dunia Karena Difteri!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here