Alasan Program OK-Otrip Anies Baswedan – Sandiaga Uno Kurang laku!

0
4652
Ok-Otrip
Copyright ©Antara

Minat Masyarakat Jakarta Menggunakan Kartu Ok-Otrip Masih Kurang, Apa alasannya?

Indowarta.com – Pengadaan program Ok-Otrip yang telah diusung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno tak terlalu diminati oleh masyarakat ibu kota. Terkait dengan indikasi tersebut telah digambarkan dalam penjualan kartu Ok-Trip selama kurun 5 hari di sejumlah halte Transjakarta.

BACA JUGA : Ditunda, Sidang Lanjutan Setya Novanto Digelar Besok!

Berdasarkan data yang dikumpulkan, sejak hari pertama pada 23 -27 Desember, kartu itu hanya terjual sebanyak 125 kartu. Padahal sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menyediakan sekitar 5.000 kartu.

Terkait dengan penjualan tersebut juga telah dibenarkan oleh Kepala Humas PT Transjakarta, Wibowo. Dia mengatakan kalau penjualan kartu Ok-Otrip ini hanya terjual sebanyak 125 buah saja. “Iya, sudah 125 kartu yang sampai saat ini terjual,” ungkap Wibowo, Rabu (27/12/17).

WAJIB BACA :  Berita Terkini : Anies Baswedan Jenguk Bayi Relawan Bernama AniesSandi, Ini Tanggapannya!

Sedangkan Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah mengatakan, kondisi rendahnya minat masyarakat ini dikarenakan kurang baiknya implementasi kebijakan pada program Anies Baswedan itu.

“Karena bikin bingung, makanya tak direspon. Ini kan menyedihkan,” kata Trubus, Rabu (27/12/17).

Dia menilai, masyarakat Jakarta mulai muncul kebingunan mengenai adanya kartu Ok-Otrip tersebut. pasalnya sekarang ini dengan menggunakan uang sebesar Rp 3.500 masyarakat pengguna Trasjakarta sudah dapat berkeliling ibu kota.

Lowongan Kerja Transjakarta
Copyright©tribunnews

“Nah Ok Otrip malah lucu. Biayanya malah jadi Rp 5.000 dan sistemnya beribet. Sehingga wajar saja warga menangkap ada kenaikan ongkos Rp 1.500,” pungkas Trubus.

BACA JUGA : Kritik Ustadz Abdul Somad, Wartawan Ini Langsung Dipecat!

Disamping itu, tidak adanya minat masyarakat untuk menggunakan program Anies Baswedan ini, dikarenakan adanya perencanaan kebijakan uang dinilainya kurang matang dan komprehensif untuk dijalankan.

WAJIB BACA :  Bareng Prabowo, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Soal Isu Timur Tengah!

“Makanya di tataran implementasinya jadi tidak jelas,” ujar Trubus. Hingga pada akhirnya, menurutnya, masyarakat akan merasa dirugikan kembali.

“Ini cerminan manajemen kepemimpinan Anies-Sandi tang bersifat elitis dan cenderung membuat kebijakan sekedar mencari popularitas, ingin tampil beda, dan cenderung dipaksakan demi memenuhi sekedar janji-janji politik,” jelas Trubus.

Sebelumnya diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno resmi meluncurkan kartu Ok-Otrip kepada masyarakat Jakarta. Kartu ini merupakan sistem angkutan jalan terintegras untuk empat rute, seperti Warakas, jelambar, Lebak Bulus, dan Duren Sawit.

BACA JUGA : Cegah Penyakit Difteri Menyebar Luas, Ini Saran Anies Baswedan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here