KPK Akan Jawab Eksepsi Setya Novanto Hari Ini!

0
590
Setya Novanto
Copyright ©legaleraIndonesia

Eksepsi Setya Novanto Akan Dijawab KPK Hari Ini!

Indowarta.com – Seperti diketahui terpidana kasus dugaan korupsi megaproyek E-TP Setya Novanto mengajukan eksepsi saat sidang dakwaan beberapa waktu lalu. Kali ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyiapkan jawaban atas nota eksepsi yang disampaikan oleh Novanto tersebut.

Jawaban eksepsi itu akan disampaikan oleh jaksa KPK pada sidang lanjutan Kamis, 28 Desember 2017 pagi. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua KPK, Agus Rahardjo saat dimintai konfirmasi.

‘Kami besok akan jawab eksepsi yang diajukan terdakwa (Setya Novanto). Seperti biasa teman-teman jaksa telah siap dan mudah-mudahan semuanya lancar’ ujar Agus saat ditemui di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu, 27 Desember 2017.

WAJIB BACA :  KPK Segera Panggil Saksi Lain Setelah Sofyan Basir Jadi Tersangka !

Cukup diketahui sebelumnya dalam nota eksepsi Novanto disebutkan sejumlah pin yang dipermasalahkan atas dakwaan jaksa penuntut KPK. Salah satu poin tersebut ialah mengenai selisih kerugian negara dalam tiga dakwaan perkara korupsi E-KTP yang berbeda-beda.

Setya Novanto
Copyright©nasionalkompas

Selain itu juga mengenai hilangnya sejumlah nama pihak yang sebelumnya diduga menerima aliran dana proyek E-KTP. Nama-nama yang dimaksud yakni Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Yasonna Laoly (Menetri Hukum dan HAM), dan Olly Dondokambey (Gubernur Sulawesi Utara).

Sementara itu pihak KPK sendiri telah membantah dengan sengaja menghilangkan sejumlah nama itu dalam dakwaan Setya Novanto. Sedangka dalam nota keberatan eksepsi Tim Pensihat Hukum Setnov sendiri menyampaiakan mengenai kerugian negara terjait dugaan kasus E-KTP.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Sudah Terbukti dan Sah Korupsi , Eks Ketua DPD Irman Gusman Kena Tuntutan 7 Tahun Penjara !

Dalam dakwaan dua tersangka lainnya yakni Imran, Sugiharto dan Andi Agustinus alias Andi Narogong julah kerugian tak berbeda yakni Rp 2,3 triliun. Namun menurut tim penasihat hukum ada yang aneh yakni Sugiharto dan Andi Narogong tak menyebutkan Setnov menerima uang 7,3 juta USD. Sedangkan dalam dakwaan Setnov, dikatakan jika dirinya telah menerima jam tangan senilai 135 ribu USD.

Menurut ketua tim penasihat hukum Setnov, Maqdir seharusnya total kerugian dalam dakwaan terhadap kliennya mencapai Rp 2,4 triliun karena total itu didapat setelah ditambah uang yang diterima Setnov. Dia mengatakan dalam perkara Setnov, KPK meminta perhitugan ulang terkait kerugian negara kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada 2 November 2017, namun angka yang dicantumkan tetap dan tidak berubah yakni Rp 2,3 trilun.

Baca juga : Kenapa Mantan Istri Setya Novanto Bersikras Temui Penyidik Kasus E KTP?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here