Difteri Kembali Makan Korban Nenek Asal Garut!

0
488
difteri
Copyright ©kabar28

Difteri Semakin Menakutkan, Kali Ini Nenek Asal Garut Jadi Korbannya!

Indowarta.com – Beberapa waktu terakhir ini Tanah Air dibuat gempar dengan penyakit difteri. Setelah merenggut nyawa berap orang di berbagai daerah, kali ini penyakit tersebut kembali merenggut nyawa seorang nenek asal Garut, Jawa Barat.

Perempuan lanjut usia itu berinisial OM (63 tahun) berasal dari Kampung Ciwalen, Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dia merupakan salah satu pasien difteri, dan dengan meninggalnya OM ini pasein penyakit ini di Garut tercatat sudah empat orang.

Hal ini juga juga dijelaskan langusng oleh juru bicara RSUD dr Slamet Graut, Muhammad Lingga Saputra. ‘Iya benar seorag pasien difteri kembali meninggal pada Selasa, (26 Desember 2017) sekitar pukul 17.55 WIB’ ujarnya saat ditemui Kamis, 28 Desember 2017.

WAJIB BACA :  Penyakit Difteri Renggut 4 Korban di Kabupaten Tangerang!

Lingga mengatakan, pasien OM sendiri meninggal setelah mendapatkan perawatan dari pihak rumah sakit selama kurag lebih 11 hari sejak tanggal 9 Desember 2017 lalu. Untuk jenazahnya sendiri saat itu dimandikan di rumah sakit guna mencegah peneybaran virus.

difteri
Copyright ©regional/liputan6

Setelah dimandikan jenazah kemudian diserahkan pihak rumah sakit untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga. ‘Jenazah pada hari itu juga diambil oleh pihak keluarga usai dimandikan. Kalau mengenai pemakamannya saya belum tau, tapi yang jelas akan dimakamkan di tempat pemakaman umum diamana almarhumah tinggal’ ujar Lingga.

Sementara itu sebelum nenek OM tepatnya dua pekan yanag lalu, pihak rumah sakit menyatakan kepada tiga pasien positif terjangkit difteri. Ketiga pasien tersebut yakni SR (15 tahun) asal kampung Palatar, Kecamatan Pakenjeng, JL (18 tahun) asal Kadungora dan CH (68 thaun) asal dari Cimangaten Tarogong Kaler.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Menantu Ibu Digugat Anak Rp 1,8 M Janji Akan Lakukan Ini Usai Vonis Hakim Dijatuhkan!

Kemudian ada dua pasien lainya yang juga terjangkit penyakit serupa yakni OM warga Ciwalen Garut Kota yang dinyatakan meninggal serta NF dari Kampung Melati, Kecamatan Pesisir Wingi. Mereka sebelumnya mendapatkan perawatan dengan diiisolasi di Ruang Puspa RSUD dr Slamet Garut.

Pemerinatah Kabupaten Garut, Jawa Barat sendiri sebelumnya menetapkan wabah penyakit difteri yang menyerang warganya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Tercatat dalam dua pekan terakhir satu orang meninggal dunia dan lima orang pasien masih dirawat di RSUD dr Slamet Garut. Penyebaran penyakit ini sendiri memang cukup mengkhawatirkan dan sepanjang tahun ini ada tiga warga meninggal dunia serta 17 kasus terdeteksi yang penyebarannya hingga 16 kecamatan.

Baca juga : Mahasiswa UIN Jakarta Meninggal Dunia Karena Difteri!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here