UU Imigrasi Hongkong, Pantaskah Ustadz Abdul Somad ditolak di Hongkong?

0
840
Ustadz Abdul Somad
Copyright ©konfrontasi

Masih Belum ada Keterangan Resmi dari Pemerintah Hong Kong Mengenai Penolakan Kedatangan Ustadz Abdul Somad

Indowarta.com – Diketahui sebelumnya, saat berkunjung ke Hong Kong beberapa waktu lalu, Ustadz Abdul Somad telah di tolak oleh petugas imigrasi setempat. Kejadian tersebut jadi di bandara saat Ustadz Abdul Somad hendak akan keluar dari pesawat.

BACA JUGA : Rahasia Dibalik Pengusiran Ustadz Abdul Somad di Hong Kong!

Sampai sekarang ini masih belum adanya keterangan resmi yang disampaikan oleh pemerintah setempat mengenai penolakan kepada Ustadz Abdul Somad tersebut. Akan tetapi, adanya alasan penolakan warga asing untuk masuk Hong Kong dapat dilihat dari UU imigrasi disana.

Berdasarkan UU Imigrasi Hong Kong seperti yang dikutib dari detikcom, Kamis (28/12/17). Tenyata persyarakat warga asing untuk masuk Hong Kong cukup ketat.  Walau diketahui sebelumnya, antara Indonesia-Hong Kong bebas visa.

Ustadz Abdul Somad,
Copyright ©mozaikislam

Dalam peraturan 2 (1) Undang-Undang Imigrasi Hong Kong (Bab 115 A ), menyatakan izin yang akan diberikan kepada seorang warga negara asing yang akan datang ke Hong Kong sebagai pengunjung (turis) tunduk pada kondisi tertetu. Oleh karena itu, tidak semua orang yang sudah mendapatkan paspor Indonesia bisa masuk.

BACA JUGA : Berita Terkini : Pembukaan Kantor Ekonomi Dan Perdagangan Hong Kong Di Jakarta Disambut Antusias !

Berikut beberapa ketentuan yang sudah ditetapkan:

  1. Ia tidak akan menerima pekerjaan, baik dibayar atau tidak dibayar
    2. Ia tidak boleh mendirikan atau bergabung dalam bisnis apapun; dan
    3. Ia tidak akan menjadi mahasiswa di sekolah, universtas atau institusi pendidikan lainnya

Sedangkan bunyi yang tertuang dalam UU itu, “Siapa saja yang melanggar ketentuan tersebut akan dikenakan denda HKD50.000 dan penjara 2 tahun sesuai dengan Undang-Undang Imigrasi (BAB 115), Hong Kong.”

Meski begitu, seorang turis boleh melakukan kegiatan tertentu, yang salah satunya adalah menghadiri sebuah acara, walau hal ini diluar tujuan untuk berwisata. Namun, masih ada syaratnya yang sudah disebutkan dalam pasal berikut:

Seseorang yang diizinkan masuk Hong Kong sebagai pengunjung (Turis) dapat menghadiri acara untuk menyampaikan pidato / presentasi yang memenuhi syarat:
1. Ia tidak akan dibayar karena berbicara / hadir pada acara tersebut (selain penyediaan akomodasi, perjalanan, makan, dll yang berkaitan dengan acara tersebut, atau penggantian biaya atas biaya tersebut);
2. Durasi keseluruhan acara tidak lebih dari tujuh (7) hari; dan
3. Ia hanya dapat menghadiri satu acara tersebut untuk menyampaikan pidato / presentasi selama masa tinggal yang diizinkan.

Baca juga : PKS Minta Polisi Tindak Tegas Provokator Penolakan Ustadz Abdul Somad!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here