Bukti Bahwa Pakai Mobil Listrik Lebih Murah dibanding Mobil BBM!

0
1091
mobil listrik (1)
Copyright ©koran-jakarta

Perbandingan Penggunaan Mobil BBM dan Mobil Listrik

Indowarta.com – Seiring pekembangan teknologi, para pengguna mobil listrik harus terus mengalami peningkatan. Sejumlah negara sudah mendorong untuk lebih menggunakan kendaraan ramah lingkungan itu, salah satunya adalah Indonesia.

BACA JUGA : Sebelum Ajak Mobil Matik ‘Melancong Jauh’ di Liburan Akhir Tahun, Sebaiknya…

Hal ini dilakukan untuk dapat mengurangi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sebagian besar masih mengimpor. Disamping diklaim ramah lingkungan, untuk biaya operasionalnya juga lebih murah dibandingkan dengan mobil BBM.

Terkait dengan hal tersebut sudah dibuktikan oleh PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), yang merupakan anak usaha dari PT PLN (Persero) yang sekarang ini sudah mengggunakan mobil listrik untuk menunjang pengoperasian perseroan.

“Pemakaian mobil listrik terbukti lebih murah. Jika biaya operasional mobil BBM Rp 600-700 per kilometer (km) , kalau pakai  Rp 140 per km,” ungkap Direktur Operasional I PJB Sugianto di Surabaya, Jumat (29/12/17).

Namun menurutnya, dalam penggunaan mobil listrik ini masih terdapat beberapa kekurangan, diantaranya adalah jumlah stasiun pengisian listrik umum (SPLU) yang masih sedikit di beberapa wilayah sekarang ini.

Mobil Listrik
Copyright ©nawacita

Sehingga dengan itu, mobil listrik masih belum dapat digunakan untuk melakukan perjalanan jauh. Disamping itu, untuk waktu pengisian mobil ramah lingkungan ini untuk terisi penuh membutuhkan waktu yang cukup lama.

BACA JUGA : Harga Wuling Cortez Hanya Rp 180 Jutaan?

“Butuh waktu 2-4 jam ngecharge-nya,” jelas Sugianto.

PJB sendiri merupakan salah satu pelopor dalam penggunaan mobil listrik di Indonesia. Terlebih, mobil listrik yang telah digunakan untuk untuk menunjang pengoperasian perseroan di pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Gresik itu menggunakan mobil tenaga listrik pertama kali yang ada di Indonesia yang memiliki STNK dan plat nomor.

“Sekarang saya lagi coba pakai sepeda motor listrik, itu benar-benar tanpa emisi. Jika hasilnya oke, nanti mungkin bisa diujicoba di kantor, ” ucapnya dia.

Sebelumnya diketahui, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk segera melakukan penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), hal ini bertujuan untuk dapat meningkatkan penggunaan mobil listrik.

“Kami minta PPnBM diturunkan karena selama ini mahal,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenperin, Haris Munandar saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (13/12/17).

BACA JUGA : Komentar Jokowi Saat Jajal Mobil Listrik Karya Anak Bangsa!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here