Difteri Bisa Menular Melalu Terompet Tahun Baru Atau Air Liur? key : Difteri

0
294
Copyright ©infoperbankan

Sebuah Pesan Berantai yang Beredar Menyebutkan Penyakit Difteri Dapat Menyebar Melalui Teropet Tahun Baru

Indowarta.com – Jelang penyambutan Tahun Baru 2018, masyarakat dihebohkan dengan beredarnya kabar mengenai terompet yang dapat menularkan penyakit difteri. Terjadinya penularan itu melalui percikan lidah dalam terompet tersebut.

BACA JUGA : Cegah Penyakit Difteri Menyebar Luas, Ini Saran Anies Baswedan!

Bentuk pesan berantai itu beredar melalui media sosial dan sejumlah layanan chatting. Dalam pesan tersebut berisikan peringatan kepada orang tua untuk waspada memilih terompet jelang perayaan Tahun Baru 2018 ini.

“Nitip pesan, tlg di ingatkan para ortu murid ada tdk sembarangan beli terompet mengingat sdg ada wabah difteri yg penularannya lewat percikan ludah.”

Seperti diketahui sebelumnya, wabah penyakit difteri sampai sekarang ini masih ditakuti banyak orang. Disamping itu, penyakit ini sudah diketahui kalau merupakan penyakit yang sangat mudah menular dari penderita ke orang lain.

Sampai sekarang ini, di sejumlah provinsi di Indonesia sudah menetapkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri corynebacterium ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Hal itu karena penderitanya terhitung sangat banyak dan bahkan menyebabkan korban jiwa.

Terompet Tahun Baru
Copyright ©viva

Mengenai hal ini dokter spesialis paru dan ketua bidang humas PDPI (Perhimpunan Dokter Paru Indonesia) Pusat, dr Rezki Tantular SpP, menjelaskan kalau penyakit difteri dapat menular melalui liur dan penularannya juga berlangsung sangat cepat.

BACA JUGA : Difteri Kembali Makan Korban Nenek Asal Garut!

“Misalnya penderita difteri habis meniup terompet, selang beberapa waktu yang singkat ditiup oleh orang sehat, itu bisa menular,” ujar dr Rezki dikutib dari detikHealth, Jumat (29/12/17)

Agar dapat mengurangi penularan penyakit difteri pada teropet, kata dr Rezki, mungkin bisa melakukannya dengan membersihkan terlebih dahulu ujung terompet sebelum menggunakannya. Kemudian jangan sampai menghirup teropet melainkan meniupnya saja.

“Tetapi terompet yang ditiup oleh penderita difteri juga dapat menularkan difteri bagi orang yang berada di depannya,” jelas dr Rezki.

Sampai sekarang ini, untuk melakukan penekanan pada penderita penyakit difteri, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah memberikan vaksi secara gratis kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang memiliki resiko tinggi terkena penyakit ini.

BACA JUGA : Berlaku Car Free Night di Jalur Puncak Saat Malam Tahun Baru!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here