Oknum FPI Jadi Tersangka Saat Gerebek Toko Obat di Bekasi!

0
649
Toko Obat di Bekasi, Oknum FPI jadi Tersangka
Copyrigth ©kumparan

Polisi Tetapkan Oknum FPI Sebagai Tersangka dalam Kasus Penggrebekan Toko Obat yang ada di Bekasi

Indowarta.com – Satu orang oknum Ormas Fornt Pembela Islam (FPI) ditetapkan menjadi tersangka oleh Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota. Hal ini terkait dengan kasus pencarian paksa dan pengerusakan yang dilakukan oleh tersangka di Toko Obat Akbar di Jalan Raya Jatibening II, RT 06/02, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede.

BACA JUGA : Aplikasi Diblokir, FPI Akan Gunakan 3 Aplikasi Ini!

Penggeledahan paksa ini berawal pada saat tersangka berinisial BG bersama dengan rekan-rekannya berjumlah 20 orang datang ke toko obat tersebut, namun kedatangan mereka tanpa didampingi oleh unsur kepolisian.

Kemudian oknum FPI itu bersama dengan kelompoknya memaksa masuk dalam toko yang sedang dijaga oleh korban, MA.  Setelah berhasil masuk, mereka langsung melakukan pencarian barang dan mengeluarkan obat-obatan.

WAJIB BACA :  GNPF MUI dan FPI Siapkan Aksi Besar-besaran Lagi Pada 11 Februari Nanti ?

“Setelah masuk langsung dilakukan pencarian (obat) dan mengeluarkan barang berupa obat-obatan,” jelas Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, di kantornya, Senin (1/1/18).

Dia mengatakan, setelah menemukan beberapa obat-obat yang ada di toko itu, oknum FPI ini kemudian memasukkannya dalam ember berisikan air. Akibat dari tindakan itu, sejumlah obat rusak dan sudah tak bisa digunakan kembali.

Toko Obat di Bekasi, Oknum FPI jadi Tersangka
Copyrigth ©kumparan

“Lalu menyuruh (penjaga toko) untuk duduk di bawah dan memaksa menandatangani pernyataan yang sudah di buat sebelumnya. Bahkan, meminta uang Rp 20 ribu dengan dalih membeli materai,” pungkas dia.

BACA JUGA : Awas, Indonesia Rawan Gempa dan Tsunami!

Kemudian sekitar 15 menit tersangka dan rekan-rekannya berad di toko obat tersebut, datang aparat kepolisian dari Polsek Pondok Gede. Kedatangan para anggota kepolisian ini setelah mendapatkan laporan dari anggota lainnya.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Akun Twitter Ditangguhkan, FPI Sudah Buat Akun Baru !

“Setelah datang, anggota mengamankan dan mencegah terjadinya hal-hal yang lebih daripada itu. Kita kemudian membawa barang bukti dan beberapa orang oknum anggota ormas dan penjaga toko ke Polsek Pondok Gede untuk dimintai keterangan,” tuturnya.

Polres Bekasi Kota langsung mengambil alih kasus ini dari Polsek Pondok Gede. Dalam penyidikannya, ada sembilan orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Mereka diantaranya adalah warga sekitar, pemilik toko, anggota polisi, dan tiga anggoa FPI.

Kemudian dilakukan gelar perkara. Hingga akhirnya polisi dapat mengambil kesimpulan kalau dalam kasus ini terdapat dua tidak pidana yang terjadi, yaitu pengerusakan yang dilakukan secara bersama-sama dan memaksakan seseorang untuk melawan hukum.

BACA JUGA : Warga Jogja Heboh Puluhan Al-Qur’an Dibakar di Kamar Mandi Masjid!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here