Usai Klaim Yerusalem, Donald Trump Kembali Tebar Ancaman Bagi Rakyat Palestina

0
842
Donald Trump
Copyrigth©nyimak

Donald Trump Kembali Memberikan Ancaman Kepada Rakyat Palestina

Indowarta.com – Setelah mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel beberapa waktu lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memberikan ancaman untuk seluruh rakyat Palestina. Seperti yang dikutib dari BBC, Rabu (3/1/18), dia menyatakan kalau AS akan memberhentikan pembayaran bantuan kepada rakyat Palestina yang hingga sekarang ini tidak mau berbicara mengenai perdamaian.

BACA JUGA : Arti Resolusi Majelis Umum PBB Soal Yerusalem!

Lewat akun media sosial Twitter miliknya, @realDonaldTrump, dia menuliskan twit yang menyatakan kalau AS enggan menerima apresiasi ataupun penghormatan sebagai bentuk timbal balik atas bantuan tersebut.

Selain itu, dalam kicauannya Donald Trump mengatakan kalau pernyataan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sudah membuat Palestina tidak konsisten dalam meja diskusi perdamaian mengenai pembicaraan damai. Sedangkan rakyat Palestina beranggapan kalau keputusan AS mengenai status dari Yerusallem tersebut sudah bukan menjadi penengah dalam pembicaraan perdamaian.

Sedangkan kicauan dari Donald Trump mengenai bantuan kepada Palestina ini mulai muncul setelah cuitannya yang membicarakan mengenai bantuan keuangan kepada Pakistan.  Melalui akun Twitter miliknya, dia menuliskan kalau Pakistan telah melakukan pembohongan dan tipuan sebagai bentuk balasan atas bantuan berupa keuangan miliaran dollar yang sudah diberikan.

Twitter Donald Trump
Copyright ©Twitter/@realDonaldTrump

“Bukan cuma ke Pakistan, kami membayar miliaran dollar hanya untuk omong kosong,” kicau Donald Trump.

BACA JUGA : Jokowi Desak PBB Bersikap Soal Kebijakan Donald Trump Tentang Yerusalem!

“Sebagai contoh, kami membayar rakyat Palestina ratusan juta dollar per tahun dan tidak mendapatkan apresiasi apapun,” kucaunya lagi.

“Mereka (rakyat) Palestina bahkan tidak mau bernegosiasi terkait pernyataan damai dengan Israel,” sambungnya.

“Kami telah mengambil Yerusalem, bagian terberat dalam negosiasi, keluar dari meja. Tapi Israel, untuk itu, harus membayar lebih banyak.”

“Tapi, dengan Rakyat Palestina, tidak lagi ingin berdamai. Lalu mengapa kami harus memberikan bantuan masa depan ini untuk mereka (rakyat Palestina –red)?”

Adanya kicauan yang telah di lakukan Donald Trump melalui akun Twitter miliknya itu menyusul adanya pernyataan dari Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley. Dia menyatakan kalau AS akan berhenti berkontribusi kepada PBB yang sudah mengurusi pengungsi Palestina.

BACA JUGA : Ancaman Donald Trump Dalam Sidang PBB Terkait Yerusalem!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here