Wajar Jika La Nyalla Diminta Rp 40 Miliar Oleh Prabowo!

0
679
La Nyalla
Copyrigt ©beritasatu

La Nyalla Diminta Rp 40 Miliar Untuk Pencalonannya Dalam Pilkada Jatim 2018 Dinilai Wajar

Indowarta.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono beranggapan, wajar jika La Nyalla diminta oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebesar Rp 40 miliar untuk maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jawa Timur 2018. Dia mengatakan kalau uang tersebut memang diperlukan untuk membayar sejumlah saksi di tempat pemungutan suara.

BACA JUGA : Ketika La Nyalla Kesal Dimaki Prabowo Soal Uang Rp 40 M!

“Mengenai uang Rp 40 miliar kata Mas La Nyalla yang katanya diminta oleh Partai Gerindra dan untuk bayar saksi di TPS saat pencoblosan. Kalaupun itu benar, adalah sangat wajar,” ujar Arief melalui keterangan tertulisnya, Jumat (12/1/18).

WAJIB BACA :  Membandingkan Jokowi dan Prabowo di Dua Survey berbeda!

Disamping itu, Arief mengatakan kalau kemenangan untuk para calon gubernur yang maju dalam Pilkada, yaitu terdapat pada beberapa kekuatan saksi yang ditempatkan disejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sedangkan di Jawa Timur sendiri, jumlah TPS yang terdapat di 38 kabupaten/kota mencapai 68.511 TPS. Untuk tiap TPS paling sedikit dibutuhkan tiga saksi. Oleh karena itu, jika uang makan per orang sebesar Rp 200 ribu maka dibutuhkan uang sebesar Rp 41 miliar.

“Belum lagi saksi-saksi di tingkat PPS, PPK, dan KPUD. Belum lagi untuk dana pelatihan saksi sebelum pencoblosan yaitu sebesar 100 ribu per orang per hari. Dan butuh 3 hari,” kata dia.

La Nyalla
Copyrigt©Sindonews

Sehingga dengan itu, masih akan dibutuhkan dana kembali yang mencapai Rp 20,5 miliar. Bantuk kekurangan dana tersebut yang akan menanggung adalah kader partai Gerindra. “Seperti pada Pilgub DKI Jakarta seluruh kader Gerindra di Indonesia urunan untuk bantu Anies-Sandi,” ungkapnya.

WAJIB BACA :  Gerindra, Prabowo Subianto dan Pilihan Mengapa Jadi Oposisi!

BACA JUGA : Kronologis La Nyalla Diminta Mahar Rp 40 Miliar Oleh Prabowo!

Arief menegaskan, bahwa tidak ada bentuk permintaan sebesar Rp 40 miliar dalam surat mandat Gerindra yang disampaikan kepada La Nyalla. Namun dalam surat itu telah tercantum tugas untuknya yang akan maju dalam Pilkada Jatim.

Tugas itu adalah meminta La Nyalla untuk mencari partai yang akan berkoalisi untuk mengusungnya di Pilkada Jatim 2018. Akan tetapi, hingga batas yang telah ditentukan dia tidak mampu mendapatkan dukungan dari partai lainnya.

“Sampai surat tugas itu berakhir Mas La Nyalla tidak berhasil mendapatkan partai koalisi dalam hal ini partai besutan Pak Amien Rais (PAN),” tutur dia.

WAJIB BACA :  Prabowo Pernah Akan Melakukan Kudeta?

“Padahal setahu saya Pak Amien Rais itu mengusulkan La Nyalla juga namun Ketum PAN menolak mengusung Pak La Nyalla dengan alasan DPW PAN Jawa Timur menolak mengusung La Nyalla,” sambungnya.

BACA JUGA : Jalani Tes Kesehatan, Puti Guntur Soekarno Tak Harap Adanya Kolesterol!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here