Mahar Politik dan Alumni 212!

0
6844
Ansufri
Copyrigt ©

Alumni 212 Serta Mahar Politik

Indowarta.com – Presidium alumni 212 telah membentuk Garda 212, untuk menjadi fasilisator kepada para alumni yang akan terjun dalam Pilkada 2108 serta Pemilih Legislatif (pileg) 2019. Ketua Umum Garda 212, Ansufri Idrus Sambo mengungkapkan kalau pihaknya akan melakukan pembentukan sistem untuk prekrutan alumni yang akan masuk dunia politik.

BACA JUGA : Politikus PKS Hilman Rosyid Dimakamkan di Garut!

“Insyaallah sebagian dari kami punya jalur kuat dengan petinggi Partai Gerindra, PKS, PAN, dan PBB. Kami libatkan kapasitas, integritas, dan elektabilitas kalau sudah memungkinkan nama-nama itu kami ajukan,” ujar Sambo di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1/2018).

Dia mengatakan, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto mempunyai persyaratan kepada para alumni 212 untuk maju berpolitik, diantaranya adalah setiap calon harus memiliki mahar politik untuk maju menjadi kontestan.

WAJIB BACA :  1 Juta Orang Diperkirakan Hadiri Reuni Alumni 212!

“Pak Prabowo tanya uangnya cukup enggak untuk bertarung, kalau cukup itu bisa. Emang high cost sangat mahal, orang maju pasti harus punya dana itu faktanya,” pungkasnya.

Sambo melanjutkan,syarat lainya adalah membantu pasangan Prabowo untuk pemenangan dalam Pilpris 2019 mendatang. Sehingga dengan itu, dia menerangkan kalau tidak akan ada mahar politik dalam hal ini.

Pilkada
Copyright ©prokal

“Saya kira Rp 40 milliar (soal La Nyalla) itu sedikit, kata Pak Prabowo mengapa saya pingin dana cukup ditunjukkan di depan, karena saya enggak mau nanti capek lagi nyari uangnya, itu alasan yang saya dengar jelas,” jelas Sambo.

BACA JUGA : Ketika FPI Ajak Alumni 212 untuk Jemput Habib Rizieq Shihab di Bandara!

Selain mengenai mahar politik, dia menyatakan kalau aksi massa 212 kemungkinan juga akan digelar di beberapa daerah lain yang sedang menyelenggarakan Pilkada 2018. Akan tetapi aksi tersebut baru akan dilaksanakan ketika KPU sudah mengumumkan hasil keputusan pasangan calon peserta Pilkada.

WAJIB BACA :  Habib Rizieq Shihab Akan Pulang Saat Reuni Alumni 212 Asal  .

“Pada 12 Februari 2018 kita lihat siapa calon-calon, dari situ kita ambil sikap. Mana yang benar-benar persis seperti Jakarta,” ujar dia.

Terkait dengan pola aksi, dia mengatakan kalau aksi itu akan diselenggarakan biasa saja. Pasalnya, permasalahan yang terjadi disetiap daerah berbeda. Dia mencontohkan, Provinsi Jawa Timur dengan DKI Jakarta, yang pastinya memiliki masalah yang berbeda.

“Aksi dalam arti, kami tidak bisa datang ke daerah mana. Orang sana yang melakukan aksi, kalau kami hanya berikan masukan,” paparnya.

BACA JUGA : Berita Duka, Pengusaha Sukamdani Sahid Meninggal Dunia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here