Awas. . Meski Telah Sembuh, Kanker Kelenjar Getah Bening Bisa Kambuh Lho!

0
3449
Kanker Kelenjar Getah Bening
Copyright©aryanto

Ternyata Kanker Kelanjar Getah Bening Dapat Kembali Kambuh

Indowarta.com – Kepada para pasien yang sudah pernah menderi kanker kelenjar getah bening atau limfoma, ternyata masih dapat berisiko kembali menderita penyakit tersebut dalam beberapa kurun waktu kedepan. Mengenai hal ini telah diungkapkan oleh spesialis penyakit dalam dan Ketua Perhimpunan Hematologi-Onkologi Medik, Prof. Dr. dr. Arry H. Reksodiputro, SpPD-KHOM.

BACA JUGA : Benarkah Minum Air Es Bisa Mengakibatkan Gendut, Mitos Atau Fakta?

“70 persen kambuh (relaps). Kenapa relaps? Usia. Semakin bertambah usia, semakin besar kemungkinan relaps. Daya tahan tubuh menurun,” kata dia di Jakarta, dikutip dari AntaraNews, Rabu (17/1/18).

Terjadinya kekambuhan penyakit tersebut diakibatkan karena sudah mengalami infeksi secara berulang, serta semakin kurusnya tubuh si penderitanya. Disamping itu, kondisi penderita akan semakin memburuk pada saat sel kanker kelenjar getah bening sudah menyebar ke beberapa organ tubuh lainnya.

WAJIB BACA :  Ilmuwan Ciptakan Nanorobot yang Mampu Bunuh Sel Kanker!

Pada kanker kelenjar getah bening ini akan terbagi menjadi dua, diantaranya adalah Limfoma Hodgkin dan Non Hodgkin. Sedang untuk perbedaan dua jenis itu akan terlihat berdasarkan pada letak patologinya.

Kanker Kelenjar Getah Bening
Copyright©lihat

Sedangkan di Indonesia sendiri angka penderita Limfoma Hodgkin di tahun 2012 telah mencapai 1.168 pada jumlah kematian 687. Penderita kanker kelenjar getah bening jenis ini rata-rata sudah berusia 35 tahun. Sedangkan pada non Hodgkin pada umumnya telah berusia 54 tahun.

BACA JUGA : Mahasiswa IPB Ini Temukan Obat Kanker Kelenjar Getah Bening dari Alga Hijau Biru!

Berdasarkan data dari Globocan–dari International Agency for Research on Cancer (IARC), akan terjadi sebuah peningkatan kanker kelenjar getah bening jenis Limfoma Hodgkin di tahun 2020 mendatang, kasus baru itu akan muncul sebanyak 1.313 dengan angka kematian mencapai 811.

WAJIB BACA :  Kanker Serviks Terbanyak, Penderita Kanker di NTT Meningkat Tiap Tahun!

Adanya angka kematian yang cukup tinggi ini disebabkan karena terlambatnya dideteksi keberadaan kanker tersebut. Oleh karena itu, kebanyakan kasus kanker kelenjar getah bening yang ditangani oleh dokter sudah masuk dalam stadium lanjut.

“Karena tidak umum, masyarakat tidak mengenal faktor risiko dan gejalanya. Padahal, 80 persen dari kasus Limfoma Hodgkin dapat disembuhkan melalui kemoterapi, jika terdeteksi dini. Untuk itu, penting untuk tidak meremehkan benjolan pada tubuh, meski ukurannya kecil,” pungkas Arry.

BACA JUGA : Cara Mudah Mengatasi Radang Tenggorokan Dengan Makan Buah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here