Tak Hanya Wanita, HPV Penyebab Kanker Serviks Juga Bisa Serang Pria Lho!

0
589
Ilustrasi Kanker Prostat
Copyright©

Pria Juga Bersiko Tekena Infeksi Virus HPV,  Merupakan Virus Penyebab Kanker Serviks Pada Wanita

Indowarta.com – Sudah banyak seorang perempuan meninggal kanker serviks. Kali ini vaksin HPV menjadi solusi untuk menekan angka kematian itu. Akan tetapi, program vaksin yang dijalankan di Indonesia masih belum maksimal.

BACA JUGA : Awas. . Meski Telah Sembuh, Kanker Kelenjar Getah Bening Bisa Kambuh Lho!

Terlebih, upaya untuk mendeksi dini kanker serviks baru sebesar 11 %, yaitu dengan menggunakan IVA 4% dan 9% menggunakan pap smear. Sehinga jika terus mengandalkan dua tes ini maka akan menemui kesulitan untuk menekan adanya penyakit tersebut.

“Satu-satunya cara mencegah kanker serviks menggerogoti tubuh adalah dengan menjalani vaksin HPV,” kata Prof dr Andrijono SpOG(K), Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), saat diskusi dengan tema “Mendorong Vaksin Human Pappiloma Virus (HPV) sebagai Program Vaksinasi Nasional di Jakarta”, Jumat (19/1/18).

Berdasarkan pada data Globocan yang dirilis WHO/ICO Information Centre on HPV and Cervical Cancer di tahun 2012, dalam 1 jam ada satu wanita Indonesia yang meninggal akibat dari kanker serviks dan dan diprediksi sudah terdapat 58 kasus baru dalam tiap harinya.

Diketahui bahwa ada ratusan tipe Human Papiloma Virus (HPV). Akan tetapi hanya ada 19 tipe yang sudah menyebabkan kanker, serta tipe yang paling sering menyebabkan kanker ialah HPV tipe 16, 18, dan 52.

Ilustrasi Dokter
Copyright©bantennews

Ketiganya tersebut dapat menyababkan kanker secara tunggal, dalam artinya tidak disertai dengan adanya infeksi tipe lainnya. Selain perempuan, adanya infeksi HPV ini juga dapat membuat kanker pada seorang pria.

BACA JUGA : Waspada dengan 6 Tanda Serangan Jantung!

Untuk para pria, virus ini akan mengalami perkembangan dan menjadi kanker penis, dubuh, anus, serta kanker laring. Oleh karena itu, diluar negeri vaksi HPV juga telah diberikan kepada seorang pria agar terhindar dari virus tersebut.

Dalam sebuah acara bertema “Mendorong Vaksin Human Pappiloma Virus (HPV) sebagai Program Vaksinasi Nasional”, Prof dr Andrijono SpOG(K) selaku ketua HOGI mengatakan, infeksi HPV tidak ada obatnya, sehingga cara yang paling efektif yaitu dengan cara melakukan pencegahan mengganakan vaksinasi HPV.

“Vaksin HPV sangat aman karena dibuat dari cangkang virus sebagai zat aktif vaksin sehingga tidak berbahaya. Begitu disuntikkan, akan terbentuk antibodi yang menyebar melalui darah ke seluruh jaringan, termasuk serviks/leher rahim,” jelas Prof Andrijono.

BACA JUGA : Munculnya Ratusan Kasus Kanker Serviks dan Kanker Payudara di Sleman!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here