BMKG Sebutkan Gempa Banten Tak Sebabkan Tsunami!

0
664
Gempa 5.3 SR Guncang Nias Utara
Copyright©Antara/Ilustrasi Gempa

BMKG Menyebutkan Gempa Banten Merupakan Kedalaman Menengah

Indowarta.com – Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Prof Dwikorita Karnawati mengungkapkan, gempa yang sudah mengguncang wilayah Banten dan beberapa kawasan lainnya dipastikan tidak menyebabkan tsunami.

BACA JUGA : Isu Hoaks Gempa Susulan Bermagnitudo 7.5!

Dia mengatakan, bahwa guncangan gempa yang terjadi pada saat itu terukur cukup kecil, sehingga dengan itu tidak akan menyebabkan tsunami karena tidak dapat membentuk perubahan di dasar laut.

“Tidak cukup kuat kuat untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami,” ujar Karnawati di Kuta, Bali, Selasa (23/1/18).

Berdasarkan data dari BMKG, gempa bumi tersebut berada di 7.23 Lintang Selatan dan 105.9 Bujur Timur, Samudera Hindia pada kekuatan 6,4 magnitudo. Kejadian gempa terjadi pada Selasa (23/1/18) sekitar pukul 13.34 WIB.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Analisa BMKG Soal Gempa di Filipina!

Karnawati mengatakan kalau gempa yang telah dirasakan di wilayah Banten dan sekitarnya itu merupakan kedalaman menengah. Sehingga guncangan dari gempa terasa di beberapa wilayah cukup luas.

Gempa Sukabumi
Copyright ©okezponenews

“Ini tipenya kedalaman sedang yakni di kedalaman 60 kilometer. Hal ini yang menyebabkan getarannya menyebar ke sejumlah wilayah seperti Yogyakarta dan sekitarnya,” jelas dia.

BACA JUGA : Gunung Sinabung Kembali Luapkan Erupsi Setinggi 3 KM!

Mengenai dampak dari gempa bumi ini, BMKG mengungkapkan kalau digambarkan dalam sebuah peta tingkat guncangan yang dirasakan pada beberapa daerah. “Gempa Bumi dirasakan di sejumlah daerah seperti Jakarta, Tangerang Selatan, Bandung, Lampung, dan Bantul,” pungkasnya.

Menurut BMKG, Gempabumi selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara termasuk dalam jenis gempa berkedalaman dangkal, yang sudah disebabkan oleh adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia.

WAJIB BACA :  Berita Terkini : Sejak 2010 Potensi Gempa Kendeng Di Indonesia Berkisar 6,5-7,5 SR !

Sampai sekarang ini, dari hasil monitoring yang dilakukan oleh BMKG, masih belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Sedangkan akibat dari adanya guncangan gempa ini telah menyababkan beberapa rumah milik warga di Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kerusakan.

Kepala BPBD Lebak, Banten, Kaprawi mengaku, sudah ada sekitar 105 rumah yang mengalami kerusakan usai gempa, seluruh rumah itu terdapat di 7 kecamatan di kabupaten Lebak. “Petugas kami terus mendata di lapangan, kami dibantu tokoh masyarakat, TNI/Polri, dan warga,” kata Kaprawi, Selasa.

BACA JUGA : Beras Impor Sebagai Bencana Ekonomi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here