Langkah Presiden Jokowi Mengatasi Campak dan Gizi Buruk di Papua!

0
1072
Jokowi
Copyright ©redaksiindonesia

Karena Menolak di Relokasi, Jokowi Lakukan 3 Hal ini Untuk Atasi Campak dan Gizi Buruk di Papua

Indowarta.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah berkomitmen akan menekankan masalah penyakit campak dan gizi buruk yang masih terjadi di Nduga dan Asmat, Papua. Mengenai hal ini, pihaknya sudah melakukan penyusunan 3 cara jangka panjang untuk mengatasi masalah kesehatan itu.

BACA JUGA : Bergaya Santai, Penampilan Presiden Jokowi Resmikan KA Bandara Jadi Sorotan!

Langkah pertama, kata Jokowi, pemerintah akan melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang akan ditujukan ke wilayah itu. Kemudian akan dibuatkan jalan-jalan menuju distrik dan kampung-kampung yang terdapat di dua kabupaten tersebut.

“Supaya yang terisolasi tuh jadi terbuka, prosesnya seperi itu,” ungkap Jokowi saat berada di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (24/1/18).

WAJIB BACA :  Admin @Setkabgoid Langsung dicopot Usai Salah Kutip Pernyataan Jokowi!

Setelah pembangunan jalan untuk menuju kawasan itu selesai dikerjakan, maka selanjutnya pemerintah akan mempersiapkan produksi pangan di kawasan tersebut. Sehingga, para penduduk tidak akan berpindah-pindah atau yang disebut nomaden untuk mencari makan.

“Bupati tadi malam sudah setuju harus ada pertanian, supaya mereka (penduduk) bisa menetap. Kalau sudah menetap gampang,” kata Jokowi.

Jokowi,
Copyright ©kompas

Usai beberapa langkah tersebut, pemerintah akan menyediakan tenaga medis dan sejumlah obat-obatan kepada penduduk Asmat yang banyak menderita penyakit campak dan gizi buruk. Namun, Jokowi menegaskan, kalau hal ini harus sejajarkan dengan sosialisasi manfaat vaksinasi ke seluruh penduduk.

BACA JUGA : Pemerintah Ubah Skema Pensiun PNS Tahun Ini!

“Mereka banyak yang tidak mau di vaksin. Ini fakta lapangannya ya,” ucap Presiden.

WAJIB BACA :  Persiapan Penantang Jokowi Untuk Pilpres 2019!

Sebelumnya, Jokowi berniatan untuk melakukan relokasi kepada warga yang tinggal di kawasan tersebut untuk bertempat tinggal di tempat yang lebih terbuka. Akan tetapi niatan itu telah dibatalkan karena mereka menolak untuk direlokasi.

“Ternyata enggak memungkinkan (direlokasi). Karena masalah tradisi, masalah adat, hak ulayat, kan enggak mungkin,” pungkas Jokowi.

Menteri Sosial (Mensos) RI Idrus Manham mengatakan, banyak anak-anak yang berada di Kabupaten Asmat Papua sudah terindikasi menderita penyakit campak dan gizi buruk. Pada saat melakukan kunjungan ke wilayah tersebut, dia sudah memantau langsung untuk kerja tim Tanggap Darurat dalam mengatasi masalah kesehatan itu.

“Ada 7.230-an warga yang terindikasi kena campak, sebagian tergolong gizi buruk dan sudah ditangani sebagian,” ujarnya, dalam acara penyerahan kartu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), di SMA Negeri 1 Palembang, Senin (22/1/18).

BACA JUGA : Sebentar Lagi Gerhana Bulan Total, Anies Baswedan Buat Surat Edaran Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here