Canggih, Inilah Daftar Smartphone yang Paling Banyak Dipalsukan!

0
321
Ilustrasi Pengguna Smartphone,
Copyright ©Shutterstock

Samsung Menjadi Salah Satu Merek Smartyphone Paling Banyak di Jiplak

Indowarta.com – Dalam pasaran sekarang ini smartphone yang beredar terdapat perangkat palsu (knockoff) yang hampir menyamai perangkat aslinya. Dalam hal ini palsu bukan hanya tentang desain dari merek lain, namun secara mentah-mentah sudah meniru seluruh aspeknya.

BACA JUGA : Begini Cara Memaksimalkan Smartphone!

Seperti pada tampilan fisiknya dengan tujuan untuk dapat menipu para pembelinya yang seolah-olah telah membeli smartphone asli. Hal tersebut merupakan hasil laporan dari Knockoff Phones Report terbaru.

Pembuatan software benchmark populer AnTuTu menyatakan dari 17,4 juta ponsel yang sudah dilakukan analisa melalui AnTuTu Officer dalam kurun waktu 2017 lalu, ada sebanyak 2,64 persennya merupakan sebuh produk smartphone palsu.

WAJIB BACA :  Manjakan Penggemar Selfie, Infinix Hot S3X Segera Meluncur di Indonesia!

Dari presentase itu, Samsung adalah satu merek smartphone yang terbanyak dipalsukan di pasaran. Berdasarkan data dari AnTuTu menunjukkan bahwa ada sekitar 36,23 persen ponsel palu tersebut sudah menjiplak ponsel yang dikeluarkan oleh Samsung.

Daftar Smartphone yang sering dijiplak
Copyright ©AnTuTu

Seperti dikutib dari KompasTekno merangkum dari GSM Arena, Selasa (30/1/18), untuk posisi kedua untuk smartphone yang dipalsukan adalah Apple iPhone mencapai 7,72 persen, kemudian disusul Xiaomi mencapai 4,75 persen, Oppo sebesar 4,46 persen, dan terakhir adalah Huawei sebesar 3,4 persen.

BACA JUGA : Oppo A83 Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya!

Sedangkan untuk smartphone yang paling banyak dijiplak dalam segi modelnya menurut data AnTuTu Officer adalah seri Galaxy S7, iPhone 7 Plus, Galaxy S8 Plus versi China,  Xiaomi Mi5, ponsel lipat Samsung W2016 dan W2017.

WAJIB BACA :  Memiliki Harga Murah, Berikut Kecanggihan Kamera Infinix Hot S3x

Sekedar informasi, AnTuTu merupakan sebuah layanan yang digunakan untuk seluruh pengguna benchmark AnTuTu dalam melakukan verifikasi, sehingga dengan hal ini akan dapat mengetahui apakah smartphone asli atau tidak. Sejauh ini jumlah pengguna AnTuTu Officer lumayan banyak, sebagaimana yang sudah disebutkan berdasarkan data diatas.

Ada perbedaan yang cukup mencolok antara smartphone asli dan palsu. Pasalnya jika melihat dari kualitasnya ponsel palsu jauh jika dibandingkan dengan yang asli, karena sebesar 60 persen menggunakan prosesor quad-core yang murah. Bahkan sebagain besar juga telah menggunakan panel layar HD 720p atau Full HD 1080p.

BACA JUGA : iPhone X Versi Murah Akan Muncul Tahun Ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here