Kartu Kuning Untuk Jokowi Dianggap Cara Kritik yang Efektif!

0
847
Kartu Kuning Untuk Jokowi
Copyright ©Istimewa

Dianggap Cara Yang Halus Apa Yang Dilakukan Ketua BEM UI Mengacungkan Kartu Kuning Untuk Jokowi

Indowarta.com – Keputusan yang dilakukan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengacungkan kartu kuning untuk Jokowi dianggap merupakan cara mengkritik yang halus, namun hal itu efektif. Aksi tersebut telah dilakukannya pada saat Presiden menghadiri acara Dies Natalis ke-68 UI, di Balairiung, Depok, Jumat (2/2/18).

BACA JUGA : Langkah Presiden Jokowi Mengatasi Campak dan Gizi Buruk di Papua!

“Menurut saya, ini kritikan yang sudah halus dan elegan terhadap pemerintah,” ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago, Jumat malam.

Dia menganggap bahwa aksi seperti itu menunjukkan perbedaan yang jauh dari aksi demonstrasi saat mahasiswa pada era Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Karena menurutnya kritik yang disampaikan pada saat itu sangat bengis.

WAJIB BACA :  Mencium Bau Nepotisme Jokowi di Balik Pelantikan Andika dan Maruli !

“Di era SBY, kritik sangat bengis dan parah. Mulai dari bakar foto Presiden SBY sampai demo pakai kerbau,” pungkas dia.

Ketua BEM UI (1)
Copyright ©Sindo

Menurut pengi, aksi yang telah dilakukan oleh seorang diri Ketua BEM UI untuk menyampaikan bentuk kritik dengan cara mengacungkan kartu kuning untuk Jokowi itu dapat menjadi sorotan tersendiri oleh masyarakat. “Aksi satu ketua BEM UI tiup peluit kartu kuning langsung trending topicdan jadi effect yang efektif mengingatkan pemerintah,” ucap dia.

BACA JUGA : Penjelasan Ketua BEM UI Soal Aksi Kartu Kuning Untuk Jokowi!

Disamping itu, Pengi juga telah memberikan apresiasi bahwa tidak ada kerusuhan yang terjadi saat aksi pemberian kartu kuning untuk Jokowi itu dilakukan. Serta Paspampres juga tidak memberikan perlakuan kasar kepada Zaadit yang melakukan aksi seorang diri itu.

WAJIB BACA :  Usai Serang Prabowo soal Penguasaan Lahan, Jokowi Diminta Terbuka soal Kekayaan !

“Salut dan kita apresiasi Presiden Jokowi, terkesan Presiden Jokowi tidak lah otoriter seperti banyak tuduhan orang selama ini terhadap Beliau. Presiden sangat demokratis,” ungkapnya.

Sebelumnya, ketua BEM UI mengungkapkan bahwa pemberian kartu kuning untuk Jokowi ini sebagai bentuk kritikan dan peringatan terkait dengan adanya sejumlah masalah yang terjadi dalam negeri. Ada tiga hal yang menjadi sorotan pihak BEM UI.

Diantaranya adalah mengenai gizi buruk yang terjadi di Asmat, Papua. Kedua adanya rencana pemerintah yang akan mengangkat gubernur dari kalangan Polri/TNI. Dan yang terkait mereka menolak adanya draf peraturan baru organisasi mahasiswa (ormawa).

BACA JUGA : Sandiaga Uno Curiga Adanya Praktik Prostitusi di 4Play Alexis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here