Kronologis Lengkap Siswa Aniaya Guru di Madura, Dijuluki Pendekar Oleh Temannya!

0
1083
Ahmad Budi Cahyono
Copyright ©facebook

Siswa Aniaya Guru Ternyata Dijuluki Pendekar Oleh Teman-temannya

Indowarta.com – Dunia pendidikan Indonesia kembali diguncang dengan adanya peristiwa siswa aniaya guru hingga meninggal dunia. Hal ini menjadi yang pertama kalinya di Jawa Timur dan bahkan di Indonesia peristiwa itu terjadi.

BACA JUGA : Guru Dasrul, Sosok Pengajar yang Pernah Dianiaya Murid Ini Meninggal Dunia Karena Kecelakaan!

HI (17) merupakan siswa yang belajar ilmu bela diri telah menghajar gurunya sendiri, Ahmad Budi Cahyono hingga merenggut nyawa. Polisi yang menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus siswa aniaya guru ini dilakukan secara tertutup. Olah TKP dilakukan di SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat (2/2/18).

Kepala Polres Sampang Ajun Komiaris Besar Budi Wardiman yang hadir di lokasi enggan memberikan keterangan secara rinci mengenai kasus tersebut. “Saya hanya memantau proses olah TKP dan koordinasi dengan pihak sekolah,” pungkasnya, pada Kamis (1/2/18).

Wardiman mengatakan, mengenai kronologi lengkap kasus siswa aniaya guru ini akan disampaikan nanti pada gelar perkara. “Sabar ya, nanti kalau sudah gelar perkara akan disampaikan kepada media,” ujarnya.

Disamping itu, Wardiman mengaku bahwa pihak tidak mentahui kalau siswa aniaya guru itu memiliki ilmu bela diri. Pihaknya masih belum melihat sejumlah foto pelaku dalam ilmu bela diri yang dipelajarinya.

Murid Aniaya Guru
Copyright ©Detik

“Kalau pelaku punya ilmu bela diri tentunya dibuktikan dengan tropi-tropi atau piagam penghargaan dalam sebuah kejuaraan,” paparnya.

BACA JUGA : Cerita Murid Aniaya Guru di Sampang Sampai Meninggal Dunia!

Belakangan ini dikabarkan bahwa seorang siswa aniaya guru, HI, dikenal merupakan seorang pendekar oleh sejumlah teman-temannya. AM yang merupakan teman sekelas pelaku mengungkapkan, HI sudah belajar ilmu bela diri sejak dia duduk di SMP. Bahkan ilmu bela diri itu masih didalaminya sampai saat ini.

“Anaknya memang pendekar dan sudah lama belajarnya,” kata AM, di depan kantor Polres Sampang, Jumat (2/2/18).

AM menambahkan, dalam sehari-hari, palaku saat mendapatkan ledekan dari teman-temannya selalu mengeluarkan sejumlah jurus bela dirinya. Namun entah itu dilakukan secara reflek atau karena adanya pengaruh dari bela diri yang sudah dipelajarinya.

“Kalau disentuh sedikit badannya, biasanya reflek seperti orang mau pencak silat,” ujar AM.

BACA JUGA : Penampakan Pelaku Penganiayaan Pimpinan Ponpes Al Hidayah Cicalengka!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here