Ketua dan Anggota BEM UI Akan Dikirim Ke Asmat Untuk Lihat Kondisi!

0
2249
Jokowi,
Copyright ©kompas

Untuk Melihat Kondisi di Asmat, Papua, Jokowi Berencana  Mengirimkan BEM UI Ke Wilayah Tersebut

Indowarta.com Katua BEM UI Zaadit Taqwa beberapa waktu lalu telah mengacungkan kertu kuning kepada Presiden Jokowi. Hal tersebut dilakukannya untuk memberikan bantuk peringatan kepada Presiden mengenai beberapa hal, salah satunya adalah soal gizi buruk yang terjadi di Asmat, Papua.

BACA JUGA : Penjelasan Ketua BEM UI Soal Aksi Kartu Kuning Untuk Jokowi!

Menanggapi hal tersebut, Jokowi berkeinginan untuk mengirimkan Zaadit dan BEM UI untuk pergi ke Asmat. Ini dilakukan supaya mereka melihat kondisi sekarang ini yang ada di kawasan Papua itu.

“Mungkin nanti ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI ya,” ujar Jokowi setelah menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo, Situbundo, Jawa Timur, dikutib dari Antara, Sabtu (3/2/18).

WAJIB BACA :  Ini Reaksi Istana Saat Jokowi Dihina oleh Habib Bahar bin Smith !

“Biar lihat dapat bagaimana medan yang ada di sana kemudian problem-problem besar yang kita hadapi di daerah-daerah terutama Papua,” sambungnya.

Disamping itu, Jokowi tidak mempermasalahkan aksi yang telah dilakukan oleh ketua BEM UI itu. “Ya yang namanya aktivis muda ya namanya mahasiswa dinamika seperti itu biasalah, saya kira ada yang mengingatkan itu bagus sekali,” tutur Presiden.

Ketua BEM UI (1)
Copyright ©Sindo

Sebelumnya diketahui, aksi yang dilakukan oleh BEM UI itu lantaran mereka ingin menyampaikan bentuk peringatan kepada Jokowi mengenai beberapa persoalan yang terjadi sekarang ini. Ada tiga tuntutan yang mereka sampaikan.

BACA JUGA : Prabowo Berada di Peringkat Atas Penantang Jokowi Untuk Pilpres 2019!

Pertama adalah mengenai terjadinya gizi buruk di Papua yang dianggapnya masih terjadi. Kedua terkait dengan Plt Gubernur yang bersal dari jajaran Polri aktif. Terakhir soal Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengenai organisasi yang dianggap sudah membatasi ruang dari mahasiswa untuk bergerak.

WAJIB BACA :  Langkah Politik yang Ditempuh Jokowi untuk Menatap Pilpres 2019!

Mengenai masalah yang terjadi di Kabupaten Asmat, Papua, yaitu kejadian luar bias (KLB) campak dan gizi butuk yang sudah menyebabkan kurang lebih ada 71 orang balita meninggal dunia, Jokowi sudah menugaskan kepada kementerian dan pemda setempat untuk mengatasi masalah itu.

Tim yang dikirim bertugas untuk mengerjakan 3 pekerjaan, yaitu mengobati campak tersebut, kedua adalah memberikan vaksin kepada sejumlah anak-anak yang berumur dibawah 14 tahun, dan ketiga adalah mempersiapkan kondisi setelah KLB campak seperti pendampingan dan pembinaan kepada seluruh pasien gizi buruk.

BACA JUGA : Kartu Kuning Untuk Jokowi Dianggap Cara Kritik yang Efektif!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here