SBY Sebut ‘This Is My War’ Untuk Keadilan!

0
1920
SBY
Copyright ©Kompas

SBY Merasa Dituduh dan Difitnah Saat Namanya Disebutkan Dalam Sidang Kasus e-KTP

Indowarta.com – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyoni memutuskan untuk mengambil jalur hukum terkait proses hukum yang berkembang dalam pengusutan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Pasalnya SBY sudah merasa difitnah dan dituduh melakukan intervensi mengenai proyek e-KTP pada saat dirinya menjabat sebagai presiden.

BACA JUGA : Ini Isi Brankas Besar di Vila Zumi Zola!

“Tidak pernah namanya SBY ikut-ikutan ngurusi proyek, melakukan intervensi atas proyek,” tegasnya saat jumpa pers di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Selasa (8/2/18).

Dalam kesempatan itu, SBY ditemani oleh istrinya Ani Yudhoyono; putranya, Agus Harimurti dan Edhi Baskoro (Ibas); Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan; serta para pengurus dan kader Demokrat dari beberapa daerah.

WAJIB BACA :  Nasi Goreng Pedas 'Panaskan' Diplomasi SBY dan Prabowo!

SBY menegaskan bahwa tidak  ada penyimpangan proyek e-KTP yang pernah dilaporkan kepada dirinya saat menjabat sebagai presiden. Usai namanya muncul dalam sidang kasus tersebut, pihaknya meminta penjelasan kepada mantan pembantunya mengenai proyek e-KTP.

Terkait dengan hal itu, SBY sudah melakukan pertemuan dengan mantan Mendagri, mantan Mensesneg, mantan Polhukam, matan Jaksa Agung, mantan Menko Perekonomian, dan mantan Sekretaris Kabinet. Karena dia mengatakan tidak mengetahui dan enggan masuk dalam teknis proyek tersebut.

“Semua menjelaskan, memberi testimoni,” ujar SBY.

SBY. (1)
Copyright©Liputan6

Terkait dengan kasus korupsi dalam proyek e-KTP ini, SBY menilai kalau pihaknya harus menempuh jalur hukum, karena jika tidak dilawan hal itu akan berdampak pada masyarakat yang bisa mempercayai adanya tuduhan tersebut.

WAJIB BACA :  Berbagai Tanggapan Netizen yang Ikuti Cuitan SBY dengan Hastag #SayaBertanya !

BACA JUGA : Setya Novanto Masih Rahasiakan Nama-nama Penerima Dana E-KTP!

Sebelum membuat laporan, SBY menyampaikan mengenai keraguan dari para kader Demokrat bahwa polisi akan menindaklanjuti laporannya itu. Pasalnya laporan yang sudah disampaikan mengenai Antasari masih belum jelas pengusutannya.

“Saya masih percaya kepada Kabareskrim, saya percaya Kapolri dan Presiden RI. Mudah-mudahan beliau-beliau mendengar suara hati saya untuk menindaklanjuti apa yang saya adukan nanti,” ucapnya.

Dia sendiri mengaku sudah mendapatkan permintaan dari para pengurus Demokrat untuk memberikan pendampingan pembuatan laporan tersebut. Akan tetapi, SBY memberikan penolakan. Juga mengenai tawaran dari para mantan menteri, pihaknya menegaskan kalau akan menghadapi tuduhan tersebut seorang diri.

WAJIB BACA :  Aksi "Walk Out" SBY Dinilai Bisa Timbulkan Efek Negatif ke Partai Demokrat !

“Ini perang saya, this is my war. Perang untuk keadilan! Yang penting bantu saya dengan doa,” kata SBY.

BACA JUGA : Munculnya Nama SBY dan Gamawan Fauzi di Sidang Setya Novanto!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here