Anies Baswedan Shalat Jumat dan Tinjau Banjir di Cilitan!

0
384
Copyright ©merdeka

Sebelum Tinjau Korban Banjir, Anies Baswedan Menjalankan Shalat Jumat Terlebih Dahulu Bersama Warga

Indowarta.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peninjauan ke lokasi korban banjir di kawasan Cililitan, Jakarta Timur.  Sebelum melakukan hal itu, nampak dia terlebih dahulu menjalankan shalat Jumat bersama dengan warga sekitar.

BACA JUGA : Heboh Video Meikarta Kebanjiran, Masih Ingin Pindah?

Anies Baswedan menjalankan shalat Jumat di Masjid Al-Karomah, Jalan Cililitan Kecil, Jakarta Timur, Jumat (9/2/2018). Terlihat dirinya mengenakan pakaian koko warna putih dan celana kain warna hitam, serta tak lupa peci warna hitam

Saat kedatangannya, Anies Baswedan sudah mendapatkan sambutan dari takmir masjid untuk menuju ke tempat shalat. Dalam shalat berjamaah yang dilaksanakannya, dia mengambil saf paling depan di masjid itu.

Tak sedikit warga yang nampak ingin bersalaman dengan gubernur DKI Jakarta ini. Disamping itu, Anies Baswedan nampak terseyum untuk menyambut antusias dari warga sekitar dan menyalaminya satu per satu.

Anies Baswedan
Copyright ©Detik

Sebelumnya diketahui, sejumlah warga yang terdapak banjir di kawasan Cililitan ini terpaksa harus mengungsi. Beberapa dari mereka terlihat menempati trotar Jalan Dewi Sartika. Hal itu dilakukan karena rumah mereka masih terendam oleh banjir.

BACA JUGA : Penyebab Utama Banjir di Jakarta!

Terlihat ada beberapa tenda yang sudah didirikan oleh warga untuk tempat pengungsian. Beberapa warga yang terkena dampak banjir dari luapan Sungai Ciliwung ini terlihat membawa beberapa benda, seperti koper, kasur, dan tumpukan pakian.

Salah satu warga yang mengungsi, Like mengungkapkan, dirinya sudah menempati tenda di trotoar tersebut sejak Senin (5/2/18), sekitar pukul 20.00 WIB. Dia mengaku bahwa tenda yang ditempatinya sebenarnya milik seorang pedagang nasi yang biasanya berjualan di lokasi.

“Ini bukan posko, ini kita pakai tenda punya pedagang makanan,” ujarnya di lokasi. Bersamaan dengan dirinya, ada 30 orang yang telah mengungsi.

Tak jauh dari lokasi sebelumnya, warga lain, Risma mengatakan, dia sudah berbondong-bondong mengungsi di trotoar Jalan Dewi Sartika sejak Senin (5/2) pukul 18.00 WIB. Selain menggunakan tenda itu, ada beberapa warga yang terpaksa harus tidur diatas trotoar.

“Ada yang di klinik, ada yang tidur di sepanjang trotoar,” pungkasnya.

BACA JUGA : Ini Lho Perbedaan Normalisasi dan Naturalisasi Sungai!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here