Kritik Pedas, Fahri Hamzah Sebut KPK Cocok Jadi Kaki Tangan Kim Jong Un!

0
1616
Cerita Fahri Hamzah Soal Kembalikan Uang Sampai Nasihati Setya Novanto
Copyright©Sindo

Fahri Hamzah Sampaikan Kritik Penas Kepada KPK

Indowarta.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai, bahwa Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) telah salah dalam bertindak untuk menangani pemberantasan korupsi. Dia menambahkan bahwa KPK juga sudah menyimpang dari fungsi.

BACA JUGA : KPK Beri Ultimatum Pada Kemendagri, Soal Apa?

“KPK itu sudah salah sebenarnya, dari ujung ke ujung sudah salah dengan segala maaf. Jadi saya menganggap bahwa KPK sudah mengalami kematian fungsi dan eksistensi,” kata Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, (14/2/18).

Bahkan dia menilai kalau KPK sudah ceroboh dan terlalu gegabah mengambil tindakan untuk melakukan pemberantasan korupsi. Hal ini menurut Fahri Hamzah, sudah terlihat dari sejumlah operasi tangkap tangan yang dilakukan.

WAJIB BACA :  Lagi, Fahri Hamzah Bikin Onar Saat Sidang Pansus Angket KPK!

“Sekarang dia ngejar-ngejar bupati yang lagi Pilkada, itu seperti berburu di kebun binatang. Gak ada gunanya gak ada manfaatnya, dia kan membuat drama tentang seolah-olah ini efek jera bohong itu,” ungkap dia.

Fahri Hamzah
Copyright ©Antara

Selain itu, Fahri Hamzah menganggap bahwa KPK sudah keliru dalam mendefinisikan apa itu korupsi, dengan cara menjadikan makna korupsi kemudian melakukan eksistensi cara untuk melakukan tidak pidana.

BACA JUGA : KPK Temukan Uang Rp 1 Miliar dalam Kardus Saat OTT di Lampung!

“Ngaco lah caranya membuat drama dan sebagainya. Sudah gak ada, sudah gak laku menurut saya ini sudah jadi beban republik,” pungkasnya.

Disamping itu, dia melihat bahwa kasus Setya Novanto yang sudah diintai oleh pihak KPK dalam kurun waktu enam tahun. Fahri Hamzah menilai, bahwa operasi itu sudah tidak cocok diterapkan lagi dinegara demokrasi.

WAJIB BACA :  KPK Luncurkan Aplikasi Jaga, Ini Manfaatnya Untuk Pencegahan Korupsi!

“Pak Novanto itu saya baca intinya 6 tahun dia di intip bagaimana 6 tahun gak ketangkep. Ya kan kacau mana ada negara 6 tahun diintip, gak ada. Di dunia udah gak ada, mungkin ada cuma Korut aja paling, Kuba berubah, tinggal Korut. Jadi KPK cocoknya pindah ke Korut aja, suruh jadi aparatnya Kim Jong Un itu cocok,” paparnya

Disisi lain, KPK saat ini tengah menangani sejumlah kasus korupsi yang menjerat beberapa pihak, salah satunya adalah pemimpin daerah. Beberapa pihak sudah ditangkap beserta dengan barang bukti mengenai kasusnya.

BACA JUGA : Fahri Hamzah Diminta Kampanyekan Jokowi Jika Ingin Gabung Golkar!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here