Larangan Penggunakan Albothyl Oleh BPOM Adalah HOAX!

0
3801
Albothyl
Copyright ©Kelleythecat

Beredar Kabar Larangan Penggunaan Albothyl Dari BPOM

Indowarta.com – Beberapa waktu masyarakat digegerkan dengan beredar kabar yang menunjukkan surat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengenai penarikan sebuah produk antiseptik, Albothyl. Mengenai hal ini, PT Pharos selaku produsen Albothyl membantah hal tersebut.

BACA JUGA :  Kemendikbud Tegaskan Pesan Berantai Larangan Mobile Legends Adalah HOAX!

“Masih jauh dari kondisi ditarik, artinya berita penarikan albothyl oleh BPOM itu adalah hoax. Informasi dari product management, bukan ditarik tapi tidak cocok untuk indikasi penyakit tertentu,” kata Nasional Sales Manager PT Pharos, Imawan Derajatkusuma, Kamis (15/2/18).

Imawan mengatakan, surat yang sudah dikeluarkan oleh BPOM tersebut hanya mengingatkan supaya hati-hati dalam penggunaan Albothyl untuk penyakit sariawan. Diketahui biasanya masyarakat menggunakan produk ini sebagai obat sariawan di sekitar mulut.

“Bukan kandungannya yang berbahaya, tapi konsentrat 36 persen bahan policresulen di dalam Albothyl tidak untuk sariawan. Sebenarnya, pemakaiannya untuk sariawan diperbolehkan dan tidak berbahaya, namun dipakainya dengan cara diencerkan terlebih dahulu,” sambungnya.

Albothyl,
Copyright ©apoteksehati

Disamping itu, dia menjelaskan bahwa Albothyl telah diindikasikan untuk pengobatan yang dilakukan di sekitar daerah intim wanita. Meski demikian, adanya indikasi dari kandungan policresulen sendiri sebetulnya dapat juga digunakan untuk sejumlah penyekit yang telah mengalami kerusakan sel.

BACA JUGA : Awas, Ada DNA Babi di Suplemen Viostin DS!

“Awalnya memang untuk vagina, tapi policresulen sebenarnya bisa digunakan untuk apapun pada kulit yang alami kerusakan sel dan menyebabkan radang, kecuali penyakit kanker. Karena kandungannya tidak bereaksi pada sel sehat dan hanya fokus pada sel yang rusak untuk menjadi mati dan sembuh,” jelas dia.

Sedangkan untuk surat yang beberapa waktu ini terlanjur beredar, Imawan manegaskan bahwa pihaknya akan segera memberikan keterangan lengkap, dengan tujuan agar masyarakat tidak khawatir saat menggunakan Albothyl untuk pengobatan.

“Jawaban surat dari BPOM sedang kita buat dan sedang kami siapkan press releasejuga. Kami juga akan perbaiki keterangan terkait pemakaiannya untuk sariawan,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, beberapa waktu ini beredar kabar mengenai larangan penggunaan Albothyl. Hal tersebut sudah tertulis dalam surat yang dikeluarkan oleh Badan Pengawan Obat dan Makanan (BPOM) mengani penggunaan obat cair tersebut.

BACA JUGA : Awas, , Sebarkan Hoax Soal Pilkada 2018, Akun Media Sosial Anda Bisa Ditutup!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here