Resiko Registrasi SIM Saat Deadline!

0
555
Copyright©liputan6

Jangan Ambil Resiko, Segera Lakukan Registrasi SIM

Indowarta.com – Ditetapkan sebelumnya, pada tanggal 28 Februari 2018 mendatang merupakan deadline atau batas waktu pengguna untuk melakukan registrasi kartu SIM Prabayar. Sehingga dihimbau kepada seluruh pengguna untuk segera mendaftar.

BACA JUGA : Begini Cara Memaksimalkan Smartphone!

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjelaskan kepada para pelanggan untuk melakukan registrasi SIM kepada pengguna yang masih belum melakukan pendaftaran, hal ini untuk menghindari adanya resiko.

“Karena pada saat itu (batas akhir 28 Februari 2018) akan terjadi traffictinggi luar biasa yang dapat menyebabkan gagal registrasi,” kata Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ahmad M. Ramli.

Adanya traffic tinggi ini menjelaskan terkait registrasi SIM dari para pelanggan yang sebelumnya menunda, kemudian mereka secara bersama-sama melakukan pendaftaran dalam waktu yang sama saat mendekati deadline.

WAJIB BACA :  Jangan Lupa, Deadline Registrasi SIM Sampai 28 Februari 2018 Lho!

Dalam kondisi tersebut akan meningkatkan beban jaringan yang berujung para eror. Sehingga untuk para pengguna yang akan melakukan registrasi kemungkinan dapat terjadi kegagalan, seperti apa yang sudah dijelaskan oleh Ramli.

Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar
Copyright©kemkominfo

Untuk melakukan registrasi SIM dapat dilakukan dengan mudah, dengan persyaratan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomoer Kartu Keluarga (KK). Keduanya dapat ditemukan dalam lembaran kartu keluarga.

BACA JUGA : 90 Juta Lebih Pelanggan Telah Lakukan Registrasi Kartu SIM Prabayar!

Seperti dikutip dari KompasTekno, Senin (19/2/18), Ramli mengingatkan kepada para pengguna untuk segera melakukan registrasi SIM dengan menggunakan KK dan NIK asli milik sendiri, jika menggunakan milik orang lain maka itu sudah melakukan pelanggaran hukum.

WAJIB BACA :  Menkominfo Jamin Tak ada Kebocoran Data Soal Registrasi Kartu SIM!

Tujuan dari adanya registrasi ulang ini adalah untuk dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan dari para pengguna SIM seluler. Pendaftaran dengan menggunakan identitas pemilik nomor akan dapat menekankan adanya tindak kejahatan, seperti penipuan. Disamping itu juga mempermudah untuk melakukan pelacakan kepada ponsel yang hilang.

Hingga Sabtu kemarin, berdasarkan data dari Kemekominfo menunjukkan bahwa pelanggan yang sudah melakukan registrasi SIM mencapai 226 juta, jumlah ini mengalami peningkatan sekitar 200 juta di awal Februari 2018.

“Tepatnya sejumlah 226.444.899 kartu nomor pelanggan pada hari tadi. Angka ini menunjukkan jumlah nyata pelanggan aktif saat ini yang telah teregistrasi dan tervalidasi melalui sistem database kependudukan Ditjen Dukcapil,” kata Ramli.

BACA JUGA : Inilah Deretan Smartphone Yang Segera dapat Update Android Oreo!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here