Dahsyatnya Letusan Gunung Sinabung, 3 Wilayah di Aceh Tertimbun Abu Vulkanik!

0
786
Gunung Sinabung
Copyright©dok.BNBP

Tiga Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Sinabung

Indowarta.com – Usai selama satu bulan tidak menunjukkan aktivitasnya mengeluarkan abu vulkanik, pada Senin (19/2/18), Gunung Sinabung kembali bergejolak. Untuk kali ini letusannya sangat besar dan bahwa menjadi yang paling dasyat dalam sejarah gunung tersebut.

BACA JUGA : GBK Jadi Korban Keganasan Penonton Final Piala Presiden, Pemprov DKI Ikut Tanggung Jawab!

Gunung Sinabung meletus pagi ini dengan tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 5.000 meter,” tulis Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui akun twitternya, @Sutopo_PN, Senin (19/2/18).

Sutopo mengatakan, dalam letusan yang terjadi pukul 08.54 WIB itu terdengar suara gemuruh. Awan panas juga terlihat keluar dari kawah gunung dengan jangkauan mengerah ke timur laut. “Sejauh 3,5-4,9 km dan ke arah selatan sejauh 4.900 m,” paparnya.

WAJIB BACA :  Berita Terkini: Letusan Lahar Gunung Sinabung Sampai desa Sukatendel!
Gunung Sinabung (1)
Copyright ©liputan6

Berdasarkan catatan BNPB, tingginya abu vulkanik dari letusan Gunung Sinabung kali ini mencapai 5 kilometer. Ini menjadi letusan yang paling besar yang terjadi di tahun 2018. Dari data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di pos pemantau, semburan abu vulkanik memiliki jarak lucur sektoral Selatan-Tenggara 4.900 meter dan sektoral Tenggara-Timur 3.500 meter.

BACA JUGA : Gunung Sinabung Kembali Luapkan Erupsi Setinggi 3 KM!

Setelah itu, sejauh 4.900 meter jarak luncur awan panas mengarah ke Selatan. Terdeteksi gugur dengan jarak luncur 1.000-1.500 meter mengarah ke Tenggara dan visual tertutup abu. Pada saat terjadi erupsi, Sutopo mengatakan bahwa mulai pukul 06.00-12.00 WIB terjadi 1 kali gempa letusan durasi 607 detik.

WAJIB BACA :  Berita Terkini : Erupsi Terus Mengancam, Korban Awan Panas Gunung Sinabung Bertambah Menjadi 7 Orang Tewas 2 Orang Tengah Kritis !

“Kemudian 14 kali gempa guguran, 5 kali gempa hembusan, 1 kali gempa low frekuensi, dan 5 kali gempa vulkanik dalam,” tutur Sutopo.

Disamping itu, dampak erupsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara itu mulai terlihat di tiga wilayah, diantaranya Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, dan Kota Lhokseumawe.

Salah satu warga dari Kota Lhokseumawe, Miswardi mengatakan bahwa dia mulai mengetahui adanya abu vulkanik sekitar pukul 22.00 WIB. Pertama dia mengira jika abu tebal yang jatuh di mobilnya itu adalah abu biasa yang terkena angin.

“Lama-lama kok makin tebal. Nah, saya duga ini abu vulkanik Sinabung,” ungkap dia.

BACA JUGA : Polisi Ringkus Pemuda Cekik Bocah Sampai Tewas DI Pasar Rebo!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here