Akhir Kisah Pelakor Tulungagung yang Berujung dengan Damai!

0
881
Video Pelakor
Copyright©Facebook

Sempat Viral Beberapa Waktu Belakangan, Wanita Yang Diduga Pelakor Tulungagung Akhirnya Berdamai

Indowarta.com – Beberapa waktu ini publik sempat dihebohkan dengan beredarnya sebuah video saweran pelakor yang berasal dari Tulungagung. Bahkan aksi dalam video tersebut sempat membuat beberapa netizen yang melihatnya geram.

BACA JUGA : Viral Video Youtube Pemukulan Sesama Tahanan di Lapas Sukabumi!

Namun pada akhirnya Ovie alias Bu Dendy dan Nila damai. Kedua pihaknya sudah mencapai kesepakatan untuk tidak memperpanjang masalah mereka, dan berjanji tidak akan mengunggah apapun di media sosial.

Awalnya tawaran damai mengenai penyebaran video pelakor Tulungagung ini datang dari Rovi Solikah, nama asli Ovie. Pihaknya membuat surat pernyataan damai dengan Nila pada Rabu (21/2/18). Dalam surat tersebut menyatakan bahwa kedua pihak tidak akan melakukan penuntutan baik pidana ataupun perdata.

Terlihat Nila sudah melakukan penantanganan di sebelah kiri surat damai itu dengan ditadai materai. Sedangkan Ovie juga telah melakukan penandatanganan dengan materai di sebelah kanan. Kesepakatan damai ini diperkuat dengan adanya empat saksi, dua orang dari Ovie dan dua orang dari Nila.

Surat Damai Dugaan Pelakor
Copyright ©Instagram/Lambe Turah

Nila, seorang perempuan yang sebelumnya diduga sebagai pelakor Tulungagung ini mengatakan, bahwa surat pernyataan damai tersebut sudah dibuat di rumah rias Poernanda yang berada di kawasan perumahan dekat Pasar Senggol Bangoan, Kecamatan Kedungwaru.

BACA JUGA : Videonya Viral di FB, Pelakor Pertimbangkan Lapor Polisi!

Pada saat itu, Ovie datang dengan pendampingan asistennya, bahkan saat itu dia sempat pingsan. “Saya sudah terima (bersamai). Karena hubungan pertemanan kami sudha terjalin lama,” kata Nila.

Disamping itu, Nila mengatakan bahwa Ovie sudah menghubungi pihak Google untuk menghapus seluruh postingannya. Khususnya sebuah video pelakor Tulungagung tersebut yang sempat viral beberapa waktu belakangan.

Melihat adanya kesungguhan Ovie yang merupakan temannya ini, Nila tidak bisa menolak tawaran damai itu. Dalam persetujuan ini dilakukan dengan tulus tanpa ada kompensasi kerugian yang datang dari pihak kedua.

Walau sebelumnya merasa dirugikan atas tuduhan pelakor Tulungagung, namun Nila mengaku tidak mungkin menerima uang dalam proses perdamaian yang sudah disetujuinya. “Bahkan Bu Ovie juga sempat menawarkan untuk dicarikan rumah, jangan tinggal di kontrakan. Itu pun saya tidak terima,” tutur Nila.

BACA JUGA : Kabar Penyerangan Ulama Oleh Orang Gila Banyak Tercampur Hoax!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here