Kata Pengamat Soal Bank Muamalat yang Terancam Bangkrut!

0
919
Bank Muamalat
Copyright ©Tempo

Menurut Pengamat Ada Beberapa Hal Yang Membuat Bank Muamalat Terancam Bankrut

Indowarta.com – Sejak beberapa waktu lalu tercatat bahwa PT Bank Muamalat Indonesia kurang menunjukkan kinerja keuangan yang baik. Hal ini terjadi mulai dari adanya pemodalan yang mulai berkurang, non performing financing (NPF) yang besar, serta terdapat beban operasional yang tinggi.

BACA JUGA : Gaji PNS 2018 Belum Ada Rencana Naik, Tapi THR Akan Naik?

Melihat kondisi tersebut, apakah Bank Muamalat akan benar-benar akan mengalami kebangkrutan? Peneliti Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (UI) Yusuf Wibisono menilai, kondisi yang dialami oleh salah satu bank di Indonesia itu akibat dari rasio pembiayaan bermasalah yang terlalu besar.

“Masalah di NPF yang terlampau tinggi, bahkan 2015 pernah NPF lebih dari 7%. Ini karena adanya masalah pada penyaluran pembiayaan. Kalau terancam bangkrut ya tidak seperti itu juga, karena kuartal 3 tahun lalu sudah lebih baik,” ujar Yusuf, Kamis (22/2/17).

Bank Muamalat,
Copyright ©moeslimchoice

Yusuf mengatakan, akibat adanya NPF itu sudah berdampak pada profit dan pemodalan yang bermasalah, sehingga Bank Muamalat membutuhkan adanya tambahan modal. Akan tetapi, pemegang saham kebanyakan enggan untuk menambahkan modal mereka di bank ini.

BACA JUGA : Tak Mampu Bebankan APBD Untuk Bangun Stadion, Sandiaga Uno Serahkan Ke Pihak Swasta!

“Supaya bisa jalan dengan baik, Muamalat butuh investor baru yang mampu mengucurkan modal,” ujar dia.

Dia menjelaskan, jika terjadi adanya ‘sesuatu’ pada salah satu bank syariah di Indonesia ini, maka hal tersebut akan berdampak pada sistem perbankan syariah nasional kedepannya. Namun hal ini tidak akan mempengaruhi perbankan nasional.

“Memang kemungkinan tidak pengaruh ke perbankan nasional. Tapi ke perbankan syariah akan pengaruh sekali, karena Muamalat posisi kedua setelah Bank Syariah Mandiri (BSM), nah ini bisa menggoyang juga,” jelas dia.

Untuk informasi, dari laporan keungan tahunan 2017 PT Bank Mandiri Tbk BSM telah mendapatkan jumlah aset mencapai Rp 87,8 triliun. Dengan total pembiayaan mencapai Rp 60,7 triliun dan total pendanaan sebesar Rp 7,8 triliun.

Untuk laporan keuangan dair Bank Muamalat pada September 2017 lalu, total aset bank per September 2017 mencapai Rp 57,71 triliun mengalami peningkatan 3,46 persen jika dibandingkan dengan September 2016 yang sebesar Rp 55,78 triliun.

BACA JUGA : Mekanisme Gaji PNS Dipotong Untuk Zakat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here