Skema Pemblokiran Registrasi SIM!

0
317
Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar
Copyright©kompstekno

Kemkomifo Akan Melakukan Pemblokiran Secara Bertahap Jika Pengguna Tak Kunjung Melakukan Registrasi SIM

Indowarta.com – Masa tenggat registrasi SIM prabayar tinggal hitungan hari saja. Kepada seluruh pengguna yang masih belum melakukan pendaftaran diharapkan untuk segera melakukannya sebelum habisnya waktu registrasi.

BACA JUGA : Yuptools Recover, Software Ampuh Untuk Mengembalikan Data yang Hilang!

Persyaratan yang digunakan untuk melakukan registrasi SIM ini hanya membutuhkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK). Jika tidak segera melakukan pendaftaran ini, maka Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkomifo) akan melakukan pemblokiran.

Dalam keterangan yang diberikan, Kemkomifo menjelaskan ada sejumlah tahap yang dilakukan dalam pemblokiran nomor yang tak kunjung melakukan registrasi SIM ketika melewati masa tenggat. Pemblokiran akan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu dua bulan, yaitu hingga 28 April 2018.

Ketika memasuki masa tenggat tersebut, jika saja pengguna tak kunjung melakukan registrasi SIM mulai 28 Februari 2018, pemerintah masih akan memberikan masa tenggat dalam kurun waktu 30 hari kedepan.

Copyright©liputan6

Jika saja masih belum melakukan registrasi SIM dalam kurun waktu tersebut, pertama Kemkomifo akan melakukan pemblokiran pada layanan penggilan keluar (outgoing call) serta pengiriman pesan singkat atau SMS.

BACA JUGA : Tanda Bahwa Kartu SIM Prabayar Sudah Berhasil Registrasi!

Dan untuk 15 hari kedepan pengguna tak juga melakukan pendaftaran maka layanan kedua yang akan diblokir adalah panggilan masuk (incoming call) dan SMS masuk. Sehingga dengan ini, hanya penggunaan paket internet yang akan aktif selama 15 hari kedepannya.

Sejak 20 Februari 2018 pagi, sudah ada lebih dari 242 juta pelanggan yang sudah melakukan registrasi SIM. Dalam keterangan Kemkomifo yang dikutip dari Tekni Liputan6.com, pada Selasa (20/2/18), jumlah pasti yang sudah melakukan pendaftaran ini sebanyak 242.462.275 pelanggan.

Oleh karena itu, Komkominfo menghimbau kepada seluruh pengguna yang masih belum melakukan registrasi SIM untuk segera mendaftarkannya sebelum dilakukan pemblokiran secara bertahap. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M Ramli menekankan kepada pengguna kartu SIM.

“Pelanggan dan siapa pun diingatkan agar menggunakan data NIK dan Nomor KK secara benar. Menggunakan data NIK dan KK orang lain tanpa hak adalah dilarang dan merupakan pelanggaran hukum,” ujar Ramli.

BACA JUGA : Lebih Baik Mana, Google Maps Atau Waze?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here