Hanya Satu Mata, Novel Baswedan Tak Akan Menyerah Perangi Korupsi!

0
512
Novel Baswedan
Copyright ©poskotanews

Walau Mata Kirinya Belum Sembuh Total, Novel Baswedan Menegaskan Kalau Dirinya Akan Tetap Memerangi Korupsi

Indowarta.com Novel Baswedan pada Kamis 22 Februari 2018 kemarin tiba di Indonesia. Mata kirinya masih belum sepenuhnya pulih, sehingga membuatnya harus kembali menjalani proses pengobatan pada bulan Maret mendatang.

BACA JUGA : Saat Alumni 212 Sebut Anies Baswedan Layaknya Kacang Lupa Sama Kulitnya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengatakan, sampai sekarang ini dirinya tidak akan menyerah. Walau hanya dengan satu mata, dirinya akan tetap melakukan pemberantasan kasus korupsi.

“Bagi saya yang terjadi kepada diri saya, saya tidak ingin menjadikannya sebagai kelemahan. Tapi semangat buat diri saya,” ungkap Novel Baswedan di KPK, Kamis.

Dia mengharapkan, apa yang sudah dilakukannya ini akan menularkan semangat kepada rekan-rekannya di KPK untuk terus melakukan menindak korupsi. Selain itu, dia menyebutkan harus tetap berani untuk memerangi korupsi yang terjadi.

“Saya tak ingin menurunkan produktivitas, jika ini terjadi itu berarti kemenangan pada pelaku penyerangan,” ujarnya.

Dia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla karena sudah membantu untuk biaya pengobatan yang dijalaninya di Singapura. Novel Baswedan juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesi yang telah mendukungnya.

Novel Baswedan
Copyright ©idrus

“Harapan saya dalam waktu tidak lama, pengobatan mata saya selesai. Saya bisa melanjutkan tugas,” kata dia.

BACA JUGA : Kenapa Polisi Belum Tangkap Pelaku Penyerang Novel Baswedan?

Sebelumnya diketahui, pasca tiba di Bandar Soekarno-Hatta sekitar pukul 12.30 WIB. Novel Baswedan bersama dengan rombongannya langsung melakukan perjalanan menuju ke Gedungg KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Saat kedatangannya di Gedung KPK, dia langsung disambut oleh para pegawai KPK, simpatisan, serta sejumlah aktivis antikorupsi. Novel Baswedan bersama dengan para aktivis langsung menggelar konferensi pers.

Dalam kesempatan tersebut terlihat pula Pemimpin KPK dan mantan pemimpin KPK yang hadir. Disamping itu, dia juga meminta kepada seluruh pihak untuk berdoa agar kasus penyerangan air keras yang menimpanya segera terungkap.

“Aturlah waktumu engkau harus bolak balik ke Singapura untuk berobat,” ujar salah satu pegawai KPK.

Novel Baswedan diketahui menjadi korban penyerangan air kerasa yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada tanggal 27 Juli 2017 lalu. Kejadian itu terjadi setelah dia sholat Subuh di masjid dekat rumahnya.

BACA JUGA : Kabar Penyerangan Ulama Oleh Orang Gila Banyak Tercampur Hoax!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here