Novel Baswedan Sampaikan 2 Hal Ini Saat Kasusnya Tak Kunjung Temui Titik Terang!

0
675
Novel Baswedan,
Copyright©nusabali

Ada Dua Hal Yang Ingin Disampaikan Novel Baswedan Mengenai Kasusnya Kepada Presiden Jokowi

Indowarta.com – Sudah sampai sepuluh bulan yang lalu, setelah adanya kasus penyiraman air keras kepad penyidik senior Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, pihak kepolisian masih belum menangkap tersangkanya.

BACA JUGA : Hari Ini, Jokowi Lantik Kepala BNN Pengganti Buwas!

Terlebih sampai sekarang ini masih belum menemukan adanya titik terang mengenai kasus teror tersebut. Sedangkan pihak Novel Baswedan mengatakan bahwa jika semakin lama penyidikan dilakukan dan tidak terungkap siapa pelakunya, maka akan semakin sulit pula kasus tersebut untuk dapat menemukan titik terang.

Terkait dengan hal itu disampaikan Novel Baswedan saat wawancara di program acara Mata Najwa “Kami Bersama Novel: Dalang Teror Novel Baswedan” yang ditayangkan pada Rabu (28/2/18) kemarin.  Dalam kesempatan itu, Najwa sempat melontarkan pernyataan mengenai komunikasi yang dijalin dengan pihak istana.

“Bang Novel, anda sudah sempat berkomunikasi atau pihak istana sudah sempat menghubungi Bang Novel, Mbak Emil, atau keluarga, atau tim kuasa hukum bicara soal kasus ini?,” tanya Najwa.

“Saya nggak tahu apa sudah dihubungi atau tidak. Tapi saya rasanya pernah waktu sekitar bulan Oktober atau apa dari Pak Presiden pernah mengundang dengan keluarga saya. Cuma waktu itu waktunya bertepatan dengan istri dan anak-anak saya sedang baru terbang ke Singapur dan kemudian waktu itu belum terlaksana,” Jawab Novel Baswedan.

Novel baswedan
Copyright ©okezone

Novel Baswedan mengaku ada dua hal yang ingin disampaikan jika sempat bertemu dengan Presiden Jokowi. Pertama mengenai penegakan hukum terkait dengan kasusnya, dan kedua adalah mengenai padangannya adanya rencana pembentukan Tim Gabungan Invesitigasi Pencari Fakta (TGPF) yang masih belum diputuskan oleh presiden.

BACA JUGA : Hanya Satu Mata, Novel Baswedan Tak Akan Menyerah Perangi Korupsi!

“Yang kedua saya juga menyampaikan bahwa TGPF ini semestinya nggak perlu ditakuti. Kenapa TGPF adalah hal biasa ketika diduga ada hambatan-hambatan, dan kemudian apabila dianggap sebagai suatu solusi bisa dibentuk.

Apalagi ini penegakan hukum terkait dengan orang yang melakukan pemberantasan korupsi. Tentu itu menjatuhkan mental-mental, saya khawatir, semoga tidak, menjatuhkan mental-mental orang yang sedang berjuang bener-bener, karena bukan cuma saya kan yang bertugas memberantas korupsi.”

“Yang kedua saya juga menyampaikan bahwa TGPF ini semestinya nggak perlu ditakuti. Kenapa TGPF adalah hal biasa ketika diduga ada hambatan-hambatan, dan kemudian apabila dianggap sebagai suatu solusi bisa dibentuk.

Saya kira nggak ada masalah. Saya kira saya belum bisa berpikir apakah TGPF itu akan menimbulkan masalah, menimbulkan kekhawatiran seperti apa, itu saya masih belum berpikir. Oleh karena itu, dua hal itu yang menjadi penting bahwa Presiden mestinya bisa memahami dan dengan begitu perhatiannya bisa lebih,” ungkap Novel Baswedan.

BACA JUGA : Ketika Walikota Kendari Sembunyi Di Balik Tubuh Ayahnya Saat Terciduk OTT!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here