Begini Skema Pajak Mobil Listrik!

0
392
Mobil Listrik
Copyright ©nawacita

Skema Pajak Dari Kehadiran Mobil Listrik

Indowarta.com – Kementerian Perindustrian kemungkinan harus menunda adanya keinginan untuk segera meluncurkan skema insentif, untuk mobil listrik agar terealisasi. Hal itu karena berdasarkan kepada konfirmasi yang sudah ditujukan kepada Kementerian Keuangan, jawabnya masih “belum menentu”.

BACA JUGA : Bukti Bahwa Pakai Mobil Listrik Lebih Murah dibanding Mobil BBM!

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo mengungkapkan, untuk sekarang ini pihaknya masih akan membicarakannya. Terlebih pada saat ditanya mengenai pengembangannya, mereka menjawab kalau akan dilakukan pengecekan ulang kembali. Serta malah menyatakan menganai pengajuan dari Kementerian Perindustrian.

“Kami cek dulu semuanya. Tergantung pengajuannya, ini kan jenis barang baru dengan spesifikasi seperti ini. Saya cek dulu,” kata Mardiasmo, Selasa (26/2/18).

Ditengah adanya kondisi yang memang terbilang mendesak dan mobil listrik yang sudah akan selangkah lagi dijalankan, Kementerian Keuangan menjadi sebuah kunci adanya keberhasilan progam tersebut melalui skema pajak atau insentif, justru masih belum mengeluarkan kepastian.

Mobil Listrik
Copyright ©industribisnis

Sebelumnya diketahui di negara tetangga, Thailand sudah memutuskan pengeluaran insentif untuk mobil listrik. Hal itu dikeluarkan sejak bulan Maret 2017 lalu. Tentunya para investor ini sangat membutuhkan adanya kepastian terkait dengan kemana mereka akan mengeluarkan dana yang akan digunakan untuk investasi.

BACA JUGA : Mobil Listrik Rakitan Mahasiswa ITS ini Bakal Dicoba Jokowi!

“Kami kan mengajukan. Ini ada mobil seperti ini, kualifikasi seperti ini, teman-teman dari pajak kasih assesment. Ini kan afirmasi terhadap industri ini seperti apa, ini juga terkait dengan lingkungan. Ini kan harus diberi insentif, tapi seperti apa,” jelas Mardiasmo

“Nanti kami lihat dulu Insentif seperti apa, biar semua komprehensif. Pengaturan pajak mengikuti teknologi. Jangan sampai harga, kita harus ikut perkembangan zaman,”sambunya saat ditanyakan terkait kapan regulasi selesai.

Sebelumnya Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan proposal usulan insentif pajak industri mobil listrik kepada Kementerian Keuangan. Pada draft aturan itu dituliskan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil ramah lingkungan itu akan di buat 0 persen dan untuk biaya masuk sebesar 5 persen.

“Saat ini menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan, kita harapkan selesai tahun ini,” kata Airlangga dalam acara Serah Terima Kendaraan Listrik Mitsubishi di Kementerian Perindustrian, Senin (26/2/18).

BACA JUGA : Cara Tukar Xenia dengan BMW, Begini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here