The Family MCA Selalu Angkat Isu Sentimen China, PKI dan Kristen!

0
698
Ade Armando
Copyright©suara-islam

Pola Yang Sama Terus Digunakan oleh Pelaku Ujaran Kebencian The Family MCA

Indowarta.com – Ade Armando, seorang pegiat media sosial menilai bahwa sindikat pelaku ujaran kebencian The Family Muslim Cyber Army (MCA) selalu memakai pola yang sama untuk melakukan penyebaran ujaran kebencian, atau pada berita bohong alias hoax yang sudah mereka buat.

BACA JUGA : Misi MCA yang Ingin Adu Domba Umat Muslim Jawa Barat!

Dia menganggap, bahwa pola yang terus digunakan oleh The Family MCA itu adalah dengan menyebutkan bahwa umat Islam di Indonesia sedang dalam kondisi terancam. Sedangkan perspektif yang dibangun adalah ketakutan kepada kekuatan anti-Islam. Sedangkan isu musuh yang sering dihembuskan adalah PKI, Kristen, dan China.

WAJIB BACA :  Bareskrim Polri Terus Usut Kasus Kelompok The Family MCA

“Polanya tertentu. Hoax tentang China itu banyak sekali. Seperti isu tenaga kerja, narkoba, membeli pulau reklamasi di Jakarta dan seterusnya. Dan, kebencian terhadap China terus terbangun,” ungkap Ade saat hadir dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne pada Selasa malam, 6 Maret 2018.

Yang kedua, isu yang digunakan oleh The Family MCA ini ialah mengenai kebangkitan PKI. Mulai dari adanya PKI yang sedang membangun basisnya, ada jutaan orang ikut PKI, serta adanya beberapa ancaman dan lain-lain.

Polisi tangkap MCA
Copyright©Okezone

Kemudian yang ketiga adalah menggunakan sentimen terhadap umat Kristen. Ade mengatakan bahwa beberapa pola tersebut sudah disebarkan setiap hari di media sosial oleh pelaku The Family MCA untuk melakukan penyebaran ujaran kebencian.

WAJIB BACA :  Bareskrim Polri Terus Usut Kasus Kelompok The Family MCA

BACA JUGA : Massa Pro Kontra Pengajuan PK Ahok Hari Ini!

“Jadi, ada konspirasi gabungan China, PKI, dan Kristen, serta liberal kafir dan macam-macam terus-menerus disebarkan tiap hari secara sistematis dan terstruktur di medsos (media sosial),” jelasnya.

Dia menilai kalau adanya pola hoax tersebut tidak segera mendapatkan tindakan, maka itu akan sangat berbahaya untuk bangsa. Oleh karena itu, dirinya bersama-sama untuk mengutuk hoax, karena sudah terlihat jelas bahwa itu merupakan anti-Islam.

“Saya melihat ini pekerjaan jaringan orang-orang terpisah, tetapi orang-orang ini tanpa sengaja dimotori oleh kekuatan tertentu menyebarkan kebohongan yang sumbernya pasti ada,” ungkap dia.

Diketahui sebelumnya, pihak kepolisian sudah melakukan penangkapan kepada pelaku The Family MCA. Mereka ditangkap di beberapa wilayah di Indonesia setelah dilakukan penyelidikan terkait dengan adanya penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian.

BACA JUGA : Jonru Ginting Divonis 1.5 Tahun Penjara!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here