Penjelasan BRI Soal Dugaan Data Nasabah Bocor!

0
354
Kartu ATM
Copyright©kompasiana

Nasabah BRI Menduga Data Pribadinya Telah Bocor

Indowarta.com – Mengenai adanya dugaan bocornya data nasabah, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. Pasalnya seorang nasabah bank tersebut memberikan peringatan kepada nasabah lainnya  untuk berhati-hati karena data pribadi miliknya sempat diketahui oleh seorang oknum tak bertanggung jawab, seperti dalam surat pembaca Kontan, Senin (5/3/18).

BACA JUGA : Karena Yusuf Mansur, Bank Muamalat Dapatkan Ratusan Nasabah!

Namun kasus bocoran data nasabah BRI ini memang terbilang cukup unik, hal itu karena oknum telah mengetahui secara detail, seperti nomor kartu ATM, nomor rekening, nama, nama ibu kandung, dan masa berlaku kartu.

Adanya dugaan bocornya data pribadi pada nasabah ini diketahui ketika seorang nasabah BRI bernama Yuli Purwanto ditelepon oleh seseorang yang mengatasnamaka BRI. Pada awalnya, dia percaya bahwa itu merupakan customer service dari Bank BRI.

Namun dirinya mulai merasa curiga ketika orang itu menanyakan tiga digit angkat dibelakang kartu ATM. Tiga angka itu merupakan kode khusus yang akan digunakan untuk melakukan verifikasi dan transaksi kartu kredit yang memiliki sifat rahasia.

Kartu ATM
Copyright©uangindonesia

Menanggapi adanya kejadian ini, Kepala Devisi Sekretariat Perusahaan BRI Bambang Tri Baroto mengungkapkan, pihak bank tidak pernah memberikan data pribadi nasabahnya kepada siapapun melalui media apapun.

BACA JUGA : Inflasi Naik, PNS Minta Kenaikan Gaji!

“Bank BRI tidak pernah meminta data rahasia nasabah seperti 3 digit angka di belakang kartu atau one time password melalui telepon, SMS, atau e-mail,” ujar Bambang kepada Kontan.co.id, Senin (5/3/2018).

Terkait dengan kebocoran data pribadi nasabah ini sudah dipengaruhi adanya beberapa faktor, seperti saat melakukan transaksi online, menggunakan kartu kredit pada saat melakukan transaksi di mesin EDC dan melalui social engineering.

Oleh karena itu, Bambang menyarankan agar nasabah bank berhati-hati dalam melakukan pendaftaran akun pada saat transaksi menggunakan situs e-commerce. “Apalagi ketika transaksi harus mencantumkan data pribadi,” ucap dia.

Disamping itu, nasabah juga diharapkan tidak menggunakan WiFi publik untuk penggunaan data internet. Selain itu, mereka juga diminta untuk berhati-hati dalam melakukan swipe kedua kalinya dalam keyboard komputer ataupun pada mesin cash register kasir.

BACA JUGA : Tiket Kereta Api Lebaran Sudah Bisa Dipesan Mulai Sekarang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here