Penjelasan Gerindra Soal Prabowo Ungkap Kajian Indonesia Bubar 2030!

0
680
Prabowo
Copyright©jurnalpolitik

Cuplikan Video Pidato Prabowo Telah Diunggah Melalui Akun Facebook Resmi Gerindra

Indowarta.com – Video pidato politik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah diunggah melalui akun Facebook (FB) resmi Gerindra. Dalam pidanto tersebut, ketum partai itu mengaku memperoleh kajian terkait dengan nasib Indonesia di tahun 2030 yang diperkirakan akan bubar.

BACA JUGA : Gerindra Optimis Prabowo Mampu Memperbaiki Perekonomian Indonesia Jika Jadi Presiden

Dalam rekaman video tersebut, tidak terlihat jelas kapan pidato politik Prabowo telah dilakukan. Akan tetapi melihat dari visual yang ada, dinilai bahwa pidato itu disampaikannya pada saat Gerindra mengadakan acara temu kader do Sentul Bogor, di tahun lalu.

Berdasarkan cuplikan video yang telah diunggah dalam akun FB Gerindra, Prabowo menyatakan kajian bangsa lain yang tidak mengikutsertakan Indonesia pada tahun 2030 mendatang . Menurutnya, adanya bentuk kajian tersebut sudah memprediksi bahwa Indonesia akan bubar.

“Saudara-saudara. Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030,” ungkap Prabowo di video tersebut.

Prabowo Akan Ziarah ke Makam Raja Mataram dan TMP Kusumanegara Yogyakarta
Copyright ©detik

“Bung, mereka ramalkan kita ini bubar, elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara,” sambungnya.

BACA JUGA : Amien Rais Sebut Rezim Jokowi Beri Angin Segar Untuk Kebangkitan PKI!

Disamping itu, Prabowo juga berbicara mengenai aset yang di miliki oleh negara hanya sebesar satu persen. Serta kekayaan Indonesia yang justru malah dimanfaatkan dan dibawa keluar negeri sekarang ini.

“Ini yang merusak bangsa kita, saudara-saudara sekalian. Semakin pintar, semakin tinggi kedudukan, semakin curang, semakin culas, semakin maling. Tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita pura-pura lagi,” ucap Prabowo dalam video tersebut.

Terkait dengan itu, Fadli Zon selaku Weketum Gerindra membenarnya adanya video pidato Prabowo yang diunggah di akun FB Gerindra. Menurutnya, pernyataan ketumnya itu merupakan sebuah peringatan bahwa pemerintah masih belum mengelola negara dengan baik.

“Jadi begini, ini namanya warning ya. Tentu kita ingin Indonesia lebih tahun dari 1000 tahun, sampai kiamat kalo perlu. tetapi kalau cara memimpin Indonesia seperti sekarang ya bisa kacau,” kata Fadli di DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (20/3/18).

BACA JUGA : Prabowo diantara Jokowi dan Gatot Nurmantyo!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here