Katsuko Saruhashi, Wanita yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    0
    382
    Google
    Copyright©Google

    Google Doodle Tampilkan Tema Sosok Katsuko Saruhashi Di Laman Pencariannya

    Indowarta.com – Google kerap kali menampilkan doodle dalam sejumlah perayaan, dan peringatan seorang tokoh terkenal melalui ilustrasi yang di tampilkan di laman utamanya. Kali ini pada Kamis (22/3/18), menghadirkan halaman dengan tema sosok Katsuko Saruhashi.

    BACA JUGA : SBY Mengharapkan Pemerintah Tak Perlu Arogan Untuk Menghadapi Adanya Bentuk Kritikan

    Dia telah dipandang sangat spesial dimata dunia, hal itu karena dia menjadi salah satu tokoh wanita didunia yang terjun dalam bidang ilmu bumi, khususnya bidang geochemist. Dia menjadi seorang wanita yang mencoba untuk mendongkrak kerangka sains serta teknologi yang pada masa itu kebanyakan didominasi oleh seorang pria.

    Semuanya berawal pada saat dia masih duduk dibangkus Sekolah Dasar (SD). Sering kali Katsuko Saruhashi melamun melihat hujan yang turun. Dari hal sederhana ini mulai timbul pertanyaan apa yang sudah menyebabkan hujan turun?

    Untuk mencari jawaban dari pertanyaan dalam benaknya itu cukup simple, dari hal itu telah membawanya menjadi seorang wanita pertam yang mendapatkan gelar doktor dari Universitas Tokyo, dalam bidang Kimia tahun 1957.

    Google
    Copyright©Google

    Oleh karena itu, Katsuko Saruhashi sangat dipandang spesial warga dunia lantaran sudah menjadi salah satu wanita yang terjun dalam bidang ilmu bumi. Namanya telah dikenal karena merupakan seorang peneliti yang cukup inovatif sebagai geokimiawan.

    BACA JUGA : Tingkah Aneh Louis, Gorila yang Bisa Berjalan Tegak Layaknya Manusia

    Wanita kelahiran 22 Maret 1920 ini juga merupakan orang pertama yang berhasil mengukur secara akurat konsentrasi asam karbonat ada terdapat pada air dari sebuah suhu, klorinitas, tingkat pH. Dengan adanya penelitian ini telah menghasilkan klarifikasi ‘Tebel Saruhashi’, yang diketahui menjadi metodologi sangat penting untuk seorang ahli kelauatan.

    Tidak cukup itu, Katsuko Saruhashi juga sudah berhasil melakukan pengembangan teknik yang dipakai untuk melakukan pelacakan kajatuhan radioaktif yang telah melintas di samudra. Teknik ini ikut bagian dari faktor pembatasan eksperimen nuklir yang dilakukan di samudera tahun 1963 lalu.

    Selama karir yang dijalaninya hingga 35 tahun tersebut, Katsuko Saruhashi telah mendapatkan sejumlah penghargaan atas kontribusi yang diberikannya. Bahkan dia merupakan wanita pertama yang sudah ditunjuk untuk menjadi anggota Dewan Ilmu Pengetahuan Jepang di tahun 1980.

    BACA JUGA : George Peabody, Bapak Filantropi yang Muncul di Google Doodle Hari Ini!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here