Walau Sudah Dijaga Ketat Bak Raja, Badak Putih Satu-satunya di Dunia Ini

0
818
Badak Putih (1)
Copyright©huffington post

Spesies Badak Putih Sudah Hampir Resmi Punah

Indowarta.com – Perhatian dunia beberapa waktu ini melirik pada Sudan, seekor Badak Putih Utara. Hewan ini merupakan spesies terakhir berjenis kelamin jantan di dunia. Oleh karena itu, hewan ini telah mendapatkan penjagaan ketat dari sejumlah tentara.

BACA JUGA : Katsuko Saruhashi, Wanita yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

Badak putih tersebut ditempatkan pada penangkaran khusus yang sudah disediakan, yaitu terdapat di Balai konservasi Ol Pejeta, Kenya. Tujuan dari adanya penangkaran ini adalah untuk pengembangbiakan dengan beberapa cara.

Namun, harapan tak sesuai dengan kenyataan karena sebelum impian itu terwujud Sudan telah mati. Hewan ini mati sebelum mewujudkan impian dari banyak manusia, dengan memiliki keturunan sehingga tidak akan punah.

Adanya peristiwa tersebut, balai konservasi OI Pejeta telah membagikan sejumlah foto disaat momen terakhir dari badak putih ini.  Dalam foto yang diedarkan beberapa waktu ini, terlihat Sudan dijaga oleh tentara penjaga hutan (ranger) bernama Zacharia Mutai.

Badak Putih,
Copyright©Ole Pejeta Wildlife

Momen itu menjadi ucapan selamat tinggal dari Zacharia untuk badak putih jantan terakhir dunia ini, karena tak lama setelah pengambilan momen tersebut, Sudah mati ketika belum memiliki keturunan.

BACA JUGA : George Peabody, Bapak Filantropi yang Muncul di Google Doodle Hari Ini!

Dikutip dari CCN, Selasa (20/3/18), tim dokter hewan yang berasal dari OI Pejeta harus terpaksa menyuntik mati hewan ini. Tindakan yang dilakukan pada Senin (19/3/18) itu karena usia badak putih tersebut sudah mencapai 45 tahun dan mengalami sejumlah komplikasi penyakit.

Seperti fungsi otot dan tulang Sudan sudah mengalami penurunan, terdapat luka pada kulitnya yang semakin membesar. Terlebih, sebelum mati dalam penangkaran itu terlihat dia sudah tidak bisa lagi untuk berdiri.

“Akhirnya, tim dokter hewan dari OI Pejeta dan Dinas Alam Liar Kenya memutuskan untuk menyuntik mati Sudan,” ujar OI Pejeta, seperti dikutip dari Daily Nation.

Adanya kematian Sudan ini sudah membuat spesies badak putih di dunia hampir mengalami kepunahan. Pasalnya sekarang ini, tinggal ada dua ekor spesies ini yang masih dalam penangkaran, namun seluruhnya betina.

“Dia adalah raksasa lembut. Di balik tubuh besarnya, kepribadian Sudan sangatlah luar biasa,” ungkap Juru Bicara OI Pejeta, Elodie Sampere.

BACA JUGA : Tingkah Aneh Louis, Gorila yang Bisa Berjalan Tegak Layaknya Manusia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here