Peristiwa Warga Terpapar Gas Beracun Gunung Ijen Diluar Dugaan Sebelumnya

0
362
Gunung Ijen
Copyright©Sea Soldier Banyuwangi

Bupati Bondowoso : Tidak Ada Informasi Mengenai Kebencanaan Gunung Ijen Sebelum Muncul Gas Beracun

Indowarta.com – Bupati Bondowoso, Jawa Timur, Amin Said Husni mengungkapkan, adanya peristiwa gas beracun yang telah menyerang warga di sekitar Sungai Kali Pait di Kali Pait di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, sudah diluar digaan sebelumnya.

BACA JUGA : Dahsyatnya Letusan Gunung Sinabung, 3 Wilayah di Aceh Tertimbun Abu Vulkanik!

“Kejadian tadi malam itu kejadian luar biasa, artinya sama sekali di luar perkiraan,” kata Amin, Kamis (22/3/18).

Amien ngatakan bahwa sebelum adanya kejadian gas beracun Gunung Ijen menyerang warga itu, tidak ada sama sekali informasi mengenai status kebencanaan dari gunung tersebut. “Yang tahu, menurut data PVMBG statusnya tetap pada level satu alias normal,” pungkasnya.

Namun tiba-tiba, pada Rabu (21/3/18) malam, dia mendapatkan kabar bahwa penduduk yang tinggal di tiga dusun di Desa Kalianyar sudah terpapar oleh gas beracun Gunung Ijen. Mengetahui kondisi itu, pihaknya langsung bergerak cepat.

“Akhirnya, kami bergerak cepat melakukan langkah-langkah kedaruratan. Camat dan tenaga medis di Puskesmas Ijen langsung memberi pertolongan. Demikian pula, BPBD juga langsung ke lokasi melakukan evakuasi,” ucap dia.

Evakuasi Warga terdampak Gas Beracun Gunung Ijen
Copyright©Dok BNPB

Sebelumnya diketahui sebanyak 200 warga yang berada di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, telah diungsikan. Langkah ini dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), lantaran kawasan yang mereka tempati sudah terpapar oleh gas beracun Gunung Ijen.

BACA JUGA : Banjir Bandang di Cicaheum Bandung Akibat Ekspolitasi KBU?

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Bondowoso, Winarto menyatakan, ada sejumlah warga yang sudah terpapar gas beracun Gunung Ijen. Kebanyakan dari mereka yang terpapar gas tersebut berada di dekat aliran Sungai Kali Pait.

“Jadi Sungai Kali Pait tersebut hulunya berada di Gunung Ijen. Mereka awalnya mencium bau menyengat dan akhirnya sesak napas, lalu mereka melapor ke pos,” ungkap Winarto, Kamis (22/318).

Berdasarkan data sementara, jumlah korban yang terpapar gas beracun Gunung Ijen ini mencapai 30 orang. “24 orang dirawat di Puskesmas Ijen, 4 orang dirawat di Puskemas Tlogosari, dan 2 orang harus dirujuk ke Rumah Sakit Daerah Koesnadi,” jelasnya.

BACA JUGA : Jakarta Dikepung Banjir, Anies Baswedan Monitor Terus!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here